Budi Arie Klarifikasi, Jokowi Tolak Wacana Pemilu 2029 Dipercepat
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi menyebut, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak setuju dengan analisisnya mengenai percepatan sejarah sebelum Pemilu 2029. Menurut Jokowi, keadaan masih baik-baik saja.
"Pak Jokowi tidak setuju, karena Pak Jokowi sampaikan bahwa keadaan masih baik-baik saja," ujar Budi Arie dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Demo Agustus 2026' di iNews, Selasa (1/9/2026).
Kepada Budi Arie, Jokowi menyebut pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto masih baik lantaran kondisi ekonomi yang baik. Jokowi juga menyebut pemerintahan Prabowo mampu mengendalikan angka inflasi.
"Bahwa ada persoalan di masyarakat itu yang kita sikapi dengan baik," kata Budi mengungkap respons Jokowi.
Lebih jauh, Budi menyebut pernyataannya merupakan analisis pribadi dan bukan sikap yang berkaitan langsung dengan Jokowi.
"Saya ingin katakan, sikap saya ini kan tidak ada hubungannya dengan pendapat pribadi atau sikap Pak Jokowi," kata dia.
Budi juga menyebut pendapatnya seharusnya dijamin undang-undang. Dia juga menegaskan dirinya masih menjadi bagian yang mendukung pemerintahan Prabowo.
"Karena itu saya berpendapat setiap perbedaan itu harus kita rayakan, karena demokrasi itu merayakan perbedaan dan nggak usah terlalu over action," katanya.
Sebelumnya, Budi Arie menyampaikan analisis mengenai kemungkinan terjadinya akselerasi atau ‘percepatan sejarah’ dalam dinamika politik nasional sebelum 2029. Pernyataan itu disampaikan di samping Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Video itu dibagikan Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana melalui akun Instagram pribadinya @dennyindrayana99.
Dalam video tersebut, Budi Arie mengaku melihat adanya kemungkinan situasi politik nasional bergerak lebih cepat dibandingkan skenario pemilu lima tahunan. Dia pun mengajak para relawan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan.
“Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. ‘Pak kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong Pemilu 2029, Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?” kata Budi Arie.
Editor: Reza Fajri