Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KKN Tematik LLDikti X-III di Agam Ditutup, Afdalisma: Jangan Berhenti Sampai di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

Bukan KKN Biasa! 34 Perguruan Tinggi Kerahkan 217 Peserta ke Agam Pascabencana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:29:00 WIB
Bukan KKN Biasa! 34 Perguruan Tinggi Kerahkan 217 Peserta ke Agam Pascabencana
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 kolaborasi LLDikti Wilayah III dan LLDikti Wilayah X di Kecamatan Palembayan. (Foto: MNC University)
Advertisement . Scroll to see content

BUKITTINGGI, iNews.id – Sebanyak 217 peserta dari 34 perguruan tinggi terlibat dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 kolaborasi LLDikti Wilayah III dan LLDikti Wilayah X di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Jumlah peserta tersebut diklaim panitia menjadi salah satu capaian terbesar dalam pelaksanaan KKN Tematik di Indonesia.

Program bertema 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' itu berlangsung selama 10 hari sejak 1 Agustus 2026 dan resmi ditutup di Aula Universitas Fort de Kock (UFdK), Bukittinggi, Senin (10/8/2026).

Rektor Universitas Budi Luhur Jakarta, Arief Wibowo, yang menjadi ketua panitia wilayah Jakarta, mengatakan kolaborasi tersebut dirancang untuk memperbesar dampak perguruan tinggi bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, LLDikti Wilayah III menunjuk Universitas Budi Luhur sebagai focal point di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sementara LLDikti Wilayah X menunjuk UFdK sebagai focal point di Sumatera Barat.

"Kolaborasi ini menghasilkan sebuah rekor peserta KKN Tematik terbesar di Indonesia yaitu sebanyak 217 peserta dari 34 perguruan tinggi," kata Arief.

Menurut Arief, program tersebut tidak hanya mempertemukan mahasiswa dari berbagai kampus, tetapi juga menggabungkan sejumlah bidang keilmuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Ada empat bidang utama yang menjadi fokus, yakni pendidikan, ekonomi kreatif, pertanian, dan kesehatan.

Selama berada di lokasi pengabdian, para mahasiswa didampingi dosen pembimbing lapangan. Mereka ditempatkan di dua wilayah, yakni Nagari Salareh Aia dan Salareh Aia Timur.

Masyarakat setempat juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam pengembangan potensi lokal dan penguatan kapasitas masyarakat setelah bencana. Arief mengatakan pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan pemerintah daerah hingga pemerintahan nagari.

"Indonesia masih bisa dirawat, dijaga, dibangun dengan kebersamaan melalui kolaborasi perguruan tinggi yang berdampak," ujarnya.

Palembayan Dipilih karena Terdampak Bencana

Rektor UFdK Evi Hasnita, yang menjadi ketua panitia wilayah Sumatera Barat, menjelaskan alasan Palembayan dipilih sebagai lokasi KKN Tematik. Menurutnya, Kabupaten Agam merupakan salah satu wilayah yang terdampak bencana sehingga membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan masyarakat.

"Agam sangat terdampak bencana kemarin itu dan kami memilih Palembayan, karena banyak korban di sana," kata Evi.

Karena itu, program KKN diarahkan tidak hanya untuk memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan kegiatan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Evi berharap dampak program tersebut tetap berlanjut setelah mahasiswa meninggalkan lokasi.

MNC University Angkat Potensi Wisata Salareh Aia Timur

MNC University menjadi salah satu perguruan tinggi yang ikut ambil bagian dalam program tersebut. Kampus ini mengirimkan lima mahasiswa bersama seorang dosen pendamping lapangan ke Salareh Aia Timur.

Tim MNC University mengembangkan program pembuatan video profil desa dengan mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Sejumlah potensi lokal didokumentasikan dan dikemas dalam bentuk konten digital. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus produk masyarakat Salareh Aia Timur.

Selain menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan kompetensi akademik secara langsung di lapangan.

Kolaborasi 34 perguruan tinggi dalam KKN Tematik di Agam pun diharapkan dapat menjadi model kerja sama lintas kampus dalam menghadirkan program pengabdian yang lebih luas, terutama untuk mendukung masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut