Bursa Calon Pimpinan DPRD DKI Periode 2019-2024
JAKARTA, iNews.id - Lima partai politik (parpol) dengan suara terbanyak masih menggodok nama-nama kadernya yang akan didapuk menjadi pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024. Lima parpol itu adalah PDI perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).
PDI Perjuangan akan mendapat jatah kursi ketua DPRD. Sedangkan, empat parpol sisanya akan menduduki kursi wakil ketua. Dari semua parpol, hanya Partai Demokrat yang belum menyodorkan nama kadernya.
Juru Bicara DPD Demokrat DKI Anis Fauzan mengatakan, hingga saat ini pembahasan satu nama untuk disodorkan sebagai wakil ketua DPRD masih berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat.
"DPD sudah mengajukan sejumlah nama, tapi keputusan masih ada di tangan pusat. Kira-kira (diputuskan) dua sampai tiga hari lagi," katanya kepada wartawan, Kamis (29/8/2019).
Sedangkan, Partai Gerindra mengusung kembali Muhammad Taufik sebagai wakil ketua DPRD. Artinya, periode ini adalah kali kedua Taufik mengemban jabatan pimpinan dewan.
"Pimpinan sudah ada namanya, Pak Taufik. Itu ditunjuk oleh DPP, saya enggak bisa jawab (alasan dua kali menjadi wakil ketua DPRD)," tutur Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif.
PKS, telah mengusulkan Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) DKI Abdurrahman Suhaimi sebagai wakil ketua DPRD. Periode kali ini merupakan yang ketiga bagi Suhaimi.
"Pemilihan Pak Suhaimi kan DPP yang memutuskan. Wajar bila pimpinan PKS mempromosikan beliau untuk menjadi wakil ketua DPRD karena kita lihat rekam jejak beliau. Beliau kan incumbent dan sebelumnya beliau ketua fraksi," jelas Ketua Fraksi PKS DPRD DKI.
Setelah itu, nama wakil ketua DPRD yang manjadi jatah PAN dinobatkan kepada putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani. Berbeda dengan partai lain yang mengusung wajah lama, partai berlambang matahari itu memilih kader yang belum pernah menjadi anggota dewan.
Zita mengaku pemilihan tersebut bukan kuasa dirinya. "Wakil ketua DPRD itu 1000 persen ranah DPP. Kalaupun saya yang ditunjuk, saya mohon doanya saja. Mudah-mudahan DPP tidak salah pilih," ucap Zita.
Selanjutnya, PDI Perjuangan yang mendapat jatah ketua DPRD DKI sudah memiliki tiga kandidat. Ketua DPRD DKI sementara, Pantas Nainggolan menyebut ketiga nama ini memiliki jabatan pada periode sebelumnya.
"Mereka adalah Pak Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI 2014-2019), Pak Gembong (Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI 2014-2019), dan Ida Mahmudah (mantan Ketua Komisi A DPRD DKI 2014-2019)," katanya.
Tiga nama ini, kata Pantas, akan diserahkan kepada DPP PDI Perjuangan. Penentuan satu nama dari tiga kandidat ini akan diputuskan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kita serahkan saja karena itu kewenangan dewan pimpinan pusat, itu sudah aturan main. Di kita, apa pun putusan oleh dewan pimpinan pusat semuanya wajib tunduk dan taat," ujarnya.
Editor: Djibril Muhammad