Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Patah As Roda di Depan Halte Widya Candra, Jalan Gatot Subroto Macet Parah
Advertisement . Scroll to see content

Buruh Demo di Depan Kemendag, Lalu Lintas di Jalan Ridwan Rais Tersendat

Rabu, 03 Juli 2024 - 13:25:00 WIB
Buruh Demo di Depan Kemendag, Lalu Lintas di Jalan Ridwan Rais Tersendat
Ratusan buruh yang tergabung dalam KSPI berdemo di depan Kemendag. (Foto: Widya Michella)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ratusan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berdemo di depan menuju Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu (3/7/2024) siang. Arus lalu lintas di depan Kemendag Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, tersendat.

Massa aksi turun ke jalan dan berjalan bersama-sama sambil memegang poster bertuliskan "Cabut Permendag Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor" dan "Stop PHK Buruh Tekstil". 

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal, mengungkapkan bahwa sebanyak 127.000 buruh telah terkena PHK akibat adanya Permendag Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.

"127.000 buruh sudah terdampak di industri tekstil," kata Said.

Selain itu, adanya peraturan Dirjen Perhubungan Darat yang membolehkan aplikator/platform online asing membuka usaha jasa kurir dan logistik juga turut berefek. Diperkirakan, ada 20.000-an kurir yang akan terkena PHK jika aturan ini tidak dicabut.

"Tahap lebih dari 20.000 industri kurir dan logistik akan terkena PHK kalau tidak mencabut aturan Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat," ucapnya.

Sementara itu, polisi menerjunkan 1.389 personel untuk mengamankan demo. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro  mengatakan rekayasa lalu lintas nantinya bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan.  

"Diimbau untuk masyarakat yang akan melintas di Jalan Merdeka Barat agar mencari jalan alternatif lainnya," ucapnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut