Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teror Hantavirus! 11 Penumpang dan Kru Kapal Pesiar MV Hondius Terinfeksi, 3 Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Catat! Ini 8 Varian Hantavirus, Ada yang Bisa Menular Antarmanusia

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:46:00 WIB
Catat! Ini 8 Varian Hantavirus, Ada yang Bisa Menular Antarmanusia
Virus Hantavirus yang mematikan. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan kasus Hantavirus masih menjadi perhatian dunia. Terbaru, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi bahwa Hantavirus yang menyebar di kapal pesiar MV Hondius ialah varian Andes Virus

Di sisi lain, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan bahwa setidaknya terdapat delapan varian Hantavirus yang telah dilaporkan dari berbagai negara. Setiap varian Hantavirus punya kekhasannya masing-masing. 

Seperti apa penjelasan selengkapnya terkait varian Hantavirus ini? Simak beritanya hanya di artikel ini. 

8 Varian Hantavirus yang Ada di Dunia

Menurut Prof Tjandra, masing-masing varian Hantavirus memiliki wilayah persebaran dan manifestasi klinis yang berbeda. Sebagian berkaitan dengan demam berdarah dan gangguan ginjal, sementara lainnya menyerang paru-paru hingga jantung.

"Perlu diketahui bahwa sedikitnya ada delapan varian dari Hantavirus ini, yang dilaporkan dari berbagai negara," ujar Prof Tjandra pada iNews.id, Rabu (13/5/2026). 

Ia menjelaskan, varian pertama adalah Hantaan Virus (HTNV) yang banyak ditemukan di Asia seperti Korea Selatan dan China, serta beberapa wilayah Eropa. Varian kedua ialah Puumala Virus (PUUV) yang dilaporkan dari Finlandia, Jerman, Prancis, hingga Rusia.

Sementara itu, Seoul Virus (SEOV) disebut memiliki persebaran cukup luas, mulai dari Asia sampai Amerika. Adapun varian Dobrava-Belgrade Virus (DOBV) banyak ditemukan di kawasan Balkan dan Eropa Timur.

"Keempat varian di atas dihubungkan dengan manifestasi klinik dalam bentuk demam berdarah dan gangguan ginjal, yang dikenal sebagai Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)," jelasnya.

Prof Tjandra kemudian mengungkap empat varian lain yang berkaitan dengan gangguan paru dan jantung. Varian tersebut meliputi Sin Nombre Virus (SNV) dari Amerika Serikat dan Kanada, Bayou Virus (BAYV) dari Louisiana dan Texas, serta Black Creek Canal Virus (BCCV) dari Florida.

Perhatian dunia kini juga tertuju pada Andes Virus (ANDV) yang berasal dari Amerika Selatan, terutama Argentina dan Chile. Varian ini disebut ditemukan dalam kasus-kasus yang terjadi di kapal pesiar dan menjadi sorotan internasional.

"Varian ini yang dilaporkan menyebabkan terjadinya penularan manusia ke manusia," kata Prof Tjandra.

Ia menegaskan, hal paling penting untuk diamati saat ini adalah kemungkinan adanya penularan antarmanusia secara berkelanjutan atau 'sustained human-to-human transmission'.

"Yang amat perlu diamati adalah ada tidaknya penularan antarmanusia berkelanjutan," lanjutnya.

Prof Tjandra menambahkan, varian kelima hingga kedelapan umumnya berkaitan dengan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome (HCPS), yaitu kondisi yang menyerang paru-paru dan jantung.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut