Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Audit BPKP: Kerugian Negara dalam Kasus Chromebook Tembus Rp1,5 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Covid-19, Pemerintah Terus Awasi Sekolah Tatap Muka 

Rabu, 27 Oktober 2021 - 01:59:00 WIB
Cegah Covid-19, Pemerintah Terus Awasi Sekolah Tatap Muka 
Ilustrasi. Pemerintah awasi Pelaksanaan PTM(Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta daerah sigap jika dalam pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas ada yang terkonfirmasi Covid-19. Pengawasan masih dilakukan dengan ketat.

"Ketika ada satu anak atau beberapa anak yang terkonfirmasi Covid-19 misalnya, tentunya ini juga harus segera diantisipasi dengan melakukan isolasi mandiri," ujar Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih, Selasa (26/10/2021).

Dia mengatakan sekolah perlu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk tindak lanjut secara medis sesuai standar yang ditentukan.

"Jika ada sekolah yang anak-anaknya terkonfirmasi Covid-19, misalnya nol sampai satu persen maka hal yang harus dilakukan antara lain isolasi mandiri atau terpusat, pelacakan kontak erat, karantina kontak erat. Ini tentunya menjadi kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan hal tersebut," katanya.

Apabila hasil pemantauan terdapat 1-5 persen terkonfirmasi Covid-19, maka semua anggota rombongan belajar harus dites dan dikarantina sampai proses 3T (testing, tracing, treatment) selesai dilakukan. Untuk rombongan belajar lainnya yang tidak terpapar masih dapat melaksanakan PTM terbatas.

Kemudian, lanjut dia, apabila yang terkonfirmasi lebih dari lima persen jumlah peserta didik dan guru, maka sekolah harus menghentikan sementara PTM terbatas sampai proses 3T selesai dilakukan.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut