Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Longsor Terjang Leksono Wonosobo, 1 Orang Tewas Tertimbun
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Korupsi dalam Penanganan Bencana, Kepala BNPB Temui Pimpinan KPK

Rabu, 05 Januari 2022 - 13:00:00 WIB
Cegah Korupsi dalam Penanganan Bencana, Kepala BNPB Temui Pimpinan KPK
BNPB menjalin kerja sama dengan KPK terkait penanganan antikorupsi (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto beserta jajarannya tiba-tiba menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Rombongan BNPB tersebut langsung bertemu dengan para pimpinan lembaga antirasuah. 

Pertemuan antara Kepala BNPB Letjen Suharyanto dengan Ketua KPK, Firli Bahuri serta para wakilnya, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar tersebut untuk membahas kerja sama pencegahan korupsi. Kedua lembaga yakni BNPB dan KPK sepakat untuk kerja sama pencegahan korupsi

Dalam pertemuan itu, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, ada sejumlah persoalan bangsa yang saat ini harus dihadapi bersama-sama. Diantaranya yaitu, bencana alam dan non alam; bahaya narkoba; terorisme; radikalisme, serta bahaya tindak pidana korupsi.

"KPK dan BNPB punya tugas berbeda untuk menanggulangi masalah bangsa itu, namun membutuhkan koordinasi satu sama lain agar bisa memenuhi tugas tersebut dan yang terpenting bisa melaksanakan tujuan negara demi keamanan dan kesejahteraan rakyat,” kata Firli melalui keterangan resminya, Rabu (5/1/2021).

Dalam penanganan bencana, sambung Firli, ada salah satu sektor yang rawan korupsi, yaitu terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). KPK sudah menangani banyak perkara terkait pengadaan barang dan jasa, termasuk yang dilakukan saat bencana.

Atas dasar itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengingatkan kembali kepada jajaran BNPB untuk bisa mengantisipasi segala bentuk tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), khususnya dalam kondisi bencana. Sebab belum lama ini, KPK sudah menangani kasus suap pengadaan barang dan jasa terkait bencana.

"BNPB sudah pasti bisa menanggulangi bencana karena masyarakat perlu pertolongan cepat dan segera. Namun, yang sangat krusial adalah memastikan proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prosedur yang benar," kata Alex, sapaan karib Alexander Marwata.

BNPB dan KPK bersepakat untuk melakukan kerja sama pencegahan korupsi lewat berbagai kegiatan. Di antaranya, peningkatan kesadaran pegawai BNPB melalui pendidikan dan pelatihan Ahli Pembangun Integritas (API). Kemudian, pemahaman dan penguasaan terkait proses Pengadaan Barang dan Jasa dalam kondisi darurat.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut