Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bulog Pekerjakan Keluarga Pegawai Pertanian yang Gugur Ditembak KKB
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Biadabnya KKB, Video Call Keluarga Pegawai Kementan yang Ditembak Sambil Tertawa-Tawa

Selasa, 22 September 2026 - 13:15:00 WIB
Cerita Biadabnya KKB, Video Call Keluarga Pegawai Kementan yang Ditembak Sambil Tertawa-Tawa
Pelaku penembakan pegawai Kementan menggunakan HP Wili Mbuik untuk video call dengan keluarga korban (Dok. Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pelaku penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sempat melakukan panggilan video atau video call dengan keluarga salah satu korban, sehari setelah aksi biadab tersebut. Dalam panggilan tersebut, keluarga korban melihat pelaku tengah berjalan di hutan.

Seperti diketahui, tiga pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi korban yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Mehan dan Wili Mbuik. Ketiganya meninggal dunia setelah mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Rabu 9 September 2026 saat menjalankan tugas mengantar pangan ke wilayah terpencil.

Kakak Wili Mbuik, Minto Mbuik, mengatakan video call tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB melalui aplikasi Messenger. Saat panggilan diterima, Minto melihat terduga pelaku sedang berjalan di hutan bersama dua orang yang memegang senjata.

"Betul video call itu benar. Langsung dengan saya. Iya langsung lewat HP saya. Satu hari setelah kejadian, jadi Kamisnya. Kamis sekitar jam 1 siang, terduga pelaku ini melakukan panggilan video call melalui Messenger, jadi saya angkat. Saya angkat dan saya melihat dia sedang berjalan, dua orang memegang senjata di hutan," ujar Minto di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Minto mengaku panggilan video call tidak hanya berlangsung satu kali. Setelahnya pelaku kembali melakukan panggilan, tetapi Minto sengaja membelakangi kamera agar wajahnya tidak terlihat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut