Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Usul Rute Penerbangan Haji 2026 Lewat Afrika, Ini Kata Kemenhaj
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Jemaah Haji Asal Solo Ditahan 4 Jam di Arab Saudi Gegara Pakai Visa Umrah

Senin, 29 Mei 2023 - 12:56:00 WIB
Cerita Jemaah Haji Asal Solo Ditahan 4 Jam di Arab Saudi Gegara Pakai Visa Umrah
Bayu Prasetyo (30), jemaah haji kloter 13 Embarkasi Solo (SOC-13) ditahan Imigrasi Bandara Internasional Pangeran Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bayu Prasetyo (30), jemaah haji kloter 13 Embarkasi Solo (SOC-13) ditahan Imigrasi Bandara Internasional Pangeran Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Bayu ditahan lantaran tidak memiliki visa haji. 

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Haryanto mengatakan, Bayu Prasetyo ditahan Imigrasi Bandara AMAA selama sekitar 4 jam sejak pukul 15.30-19.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Semestinya visa haji tapi di paspor yang ada visa umrah, jadi pihak Imigrasi Arab Saudi menahan Bayu sampai keluarnya visa haji," ujar Haryanto, Minggu (28/5/2023) tadi malam.

Mengetahui informasi tersebut, petugas PPIH Arab Saudi langsung berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dan pemerintah di Tanah Air untuk mengurus visa haji milik Bayu. 

Setelah mendapat jaminan dari pemerintah Indonesia, Bayu dilepas imigrasi. "Kami sudah antar Bayu ke hotel. Tidak lama lagi mudah-mudahan visa hajinya keluar," ucapnya.

Seharusnya kejadian semacam ini tidak perlu terjadi. Sebab, semua jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci saat ini harus memiliki visa haji, buka visa umrah. "Ini kelalaian yang seharusnya tidak terjadi. Semoga tidak ada lagi kejadian ini, semoga berjalan lamcar," katanya.

Sementara itu, Bayu Prasetyo mengaku sudah mendaftar bio visa secara online untuk keberangkatan haji. Namun ada huruf yang salah dan tidak sesuai dengan nama yang tertera di paspor. "Jadi di sistem biometriknya yang keliru," ujarnya.

Bayu mengakui, belum lama ini pulang umrah. Kemudian paspor dikumpulkan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk dijadwalkan keberangkatan ke Tanah Suci untuk keberangkatannya ke Tanah Suci dan mendapat paspor sehari sebelum keberangkatan.

"Saya ditahan bersama tiga jemaah yang berasal dari India, China, dan Bangladesh. Diam aja di dalam sama digembok dari luar, dikasih selimut. Jadi kalau yang enggak lolos nginep di sana. Kalau enggak lolos dikira imigran gelap, bisa dipulangkan (deportasi)," kata Bayu. 

Bayu mengaku, setelah ditahan empat jam, dirinya kemudian dikeluarkan dan diantar ke hotel tempat jemaah haji Indonesia tinggal di kawasan Markaziyah, Kompleks Masjid Nabawi. "Hajj Indonesia, out," ucap Bayu menirukan petugas keamanan Arab Saudi.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut