Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan Arab Saudi Pangeran Khalid Terbang ke Iran, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Warga Batal Terbang karena Terhalang Massa, Ternyata Tetangga Habib Rizieq di Arab Saudi

Rabu, 11 November 2020 - 06:47:00 WIB
Cerita Warga Batal Terbang karena Terhalang Massa, Ternyata Tetangga Habib Rizieq di Arab Saudi
Taumi yang batal terbang ke Arab Saudi karena terlambat terhalang massa pendukung Habib Rizieq di Bandara Soetta, Selasa (10/11/2020). (Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id - Taumi (54) tampak lesu dan sorot matanya tidak bergairah. Tiket perjalanan yang dibelikan sang majikan senilai Rp7-9 juta hangus, dia pun batal terbang ke Arab Saudi.

Saat ditemui, perempuan asal Tegal ini duduk sambil menelepon di lantai 3 Terminal 3 Keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, Selasa (11/10/2020). Dia berangkat diantar dua anaknya. 

"Ya, gara-gara ada penyambutan ini, saya jadi terlambat. Saya berangkat dari Kampung Melayu, Jakarta, rumah saudara saya, sekitar pukul 06.00 WIB kurang," ucap Taumi.

Dari Kampung Melayu, mereka bertiga naik taksi online. Sampai di pintu Tol Sedyatmo arah Bandara Soetta mereka sudah terjebak macet. Mobil yang ditumpanginya tidak bisa lewat oleh massa.

"Kami terjebak macet dari sebelum jalan tol, gara-gara banyak yang parkir di pinggir jalan. Lalu di depan itu juga banyak yang sewa bus, parkir di samping situ. Terus massa yang jalan kaki juga masuk ke sini," ujarnya.

Dari sebelum pintu tol itu akhirnya Taumi dan kedua anaknya memutuskan untuk berjalan kaki. Mereka berjalan bersama massa pendukung Habib Rizieq Shihab. Setelah satu jam lebih berjalan kaki, mereka kelelahan dan tidak sanggup melanjutkan.

"Kami akhirnya jalan kaki dari sebelum masuk pintu tol. Kami jalan kaki satu jam lebih. Akhirnya di tengah-tengah kita naik ojek. Ada pihak kepolisian yang nawarin mobil mereka, tapi karena macet, kami pilih naik ojek," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut