Cerita WNI Baru Bisa Pulang ke Indonesia Usai Bertugas di Mekkah selama 2 Tahun
JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia selama dua tahun terakhir menghadirkan keluh kesah tersendiri bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi. Seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Mekkah, Anisa Masyuri baru bisa pulang ke kampung halaman setelah dua kali merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga.
Anisa harus menahan rindu pada sanak keluarganya di Tuban, Jawa Timur karena harus bertugas di Arab Saudi. Sejak dua setengah tahun silam, dirinya dikirim ke Arab Saudi untuk berdinas sebagai nakes.
Anisa menginjakkan kaki di Saudi tiga bulan menjelang pandemi Covid-19 meledak. Alhasil, dirinya pun harus merayakan Idul Fitri jauh dari keluarganya di Tuban, Jawa Timur.
"Saya dua tahun setengah di Mekkah, saya saat pandemi gak pulang, kebetulan baru datang ke Mekkah itu tiga bulan sebelum pandemi, di sana pandemi, jadi baru pulang sekarang jadi dua tahun setengah," kata Anisa kala berbincang dengan MNC Portal Indonesia di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu (1/5/2022).
H-1 Lebaran, 18.500 Orang Berangkat Mudik dari Stasiun Pasar Senen
Kemudian, Anisa pun tersenyum lebar kala mendengar kabar baik bahwa pandemi Covid-19 sudah melandai. Dirinya pun pada akhirnya mendapat cuti sehingga bisa melepas rindu bersama keluarga pada tahun ini.
"Saya baru dapat cuti sekarang, jadi saya nanti kembali ke Madinah lagi Juni tanggal 26, jadi ini saya datang dari Bandara Soetta mau menuju ke Tuban sekarang," tambahnya.
Anisa kemudian mengungkapkan keluh kesahnya kala dirinya harus berdebat dengan pihak rumah sakit agar diizinkan mengambil cuti. Sejatinya, Anisa tidak diizinkan mengambil cuti.
Alasannya tak lain dan tak bukan karena jemaah haji dan umrah membeludak pada tahun ini. Oleh sebab itu, pihak rumah sakit kekurangan SDM untuk mengurus proses PCR dan hal lainnya yang berkaitan dengan pandemi.
"Ini juga saya udah susah bisa mudik tahun ini, harus ngotot sama pihak rumah sakit, karena gak diizinin sebenarnya," ujarnya.
"Karena kan lagi banyak pasien, jemaah haji dan umrah berdesakan, lagi banyak, tapi kan gimana? Masa saya harus kerja terus," pungkasnya.
Editor: Faieq Hidayat