Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Cinta Wiranto dan Rugaiya Usman: Perjalanan 50 Tahun dari Remaja hingga Akhir Hayat
Advertisement . Scroll to see content

Cucu Wiranto Meninggal, Ini Tanda-tandanya Menurut Sang Ayah

Jumat, 16 November 2018 - 07:05:00 WIB
Cucu Wiranto Meninggal, Ini Tanda-tandanya Menurut Sang Ayah
Cucu Wiranto meninggal dunia karena kecelakaan saat bermain di kolam ikan.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cucu Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih meninggal dunia. Bocah berusia 1 tahun 4 bulan itu meninggal dunia karena kecelakaan saat bermain di kolam ikan.

"Saya mendapatkan kabar bahwa cucu saya meninggal dunia karena kecelakanan. Usia 1 tahun 4 bulan sedang main-main di kolam ikan ternyata terpeleset dan dia nggak tertolong," katanya saat ditemui di rumah duka, Jalan Tulodong Bawah 4 Lama No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).

Sang ayah Abdi Setiawan, mengaku mendapat firasat sebelum anaknya meninggal dunia. Sebelum meninggal, menurut dia, Achmad Daniyal Alfatih biasanya selalu dibawa kemana pun pergi.

Pada hari terakhirnya di dunia kebetulan anaknya yang masih berumur 15 bulan itu ditinggal pergi ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Signal tanda-tanda mau meninggal memang sudah ada, pertama ini anak kan saya bawa terus, kira-kira 10 hari ini enggak pernah lepas dari saya, ke Gorontalo, Solo, Bandung, saya bilang ini anak kok beda dari yang lain, hati saya kok agak cinta sama dia," kata Abdi di kediamannya, Tulodong Bawah 4 Lama No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).

Firasat yang juga berbeda dia rasakan saat berada di dalam pesawat saat terbang dari Jakarta menuju Kota Kendari, selama perjalanan bawaannya ingin tidur. Padahal, Abdi mengaku jarang sekali tidur dalam pesawat.

"Dalam tidur saya bermimpi, saya berada di laut kemudian sambil berenang ada semacam binatang menggigit saya, tapi enggak sakit, biasanya kan kalau ular laut mematikan, tapi ini enggak, sampai akhirnya saya berenang sampai ke dataran," imbuhnya.

Masih dalam mimpinya, Abdi sampai ke tepi dan melihat ke tengah laut, ternyata ada sebuah daratan yang isinya banyak gedung indah. Saat itu juga ia melihat arah pesawat ternyata sudah tidak ada sehingga dia kaget dan terbangun.

Sesampainya di Kota Kendari sekitar pukul 08.00 WIB, Abdi menceritakan mimpinya kepada sang istri dan ditertawakan karena dianggap lucu.

"Selepas Dzuhur dikasih kabar Achmad dalam keadaan tidak sadarkan diri, saat itu saya sadar bahwa Allah akan mengambil kepunyaannya yang dititipkan pada saya, walaupun dibawa ke Rumah Sakit Brawijaya, saya tetap monitor dan dapat kabar bahwa Achmad sudah tidak ada," ujarnya.

Wiranto menambahkan, jasad sang cucu akan dimakamkan di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat 16 November 2018. "Rencana memang akan kita makamkan di kediaman kita di Solo. Ada makam keluarga di sana dan akan kita bawa ke sana besok," katanya.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada para kerabat dan keluarga yang telah menyampaikan bela sungkawa. "Bersedih boleh tapi jangan berlebihan. Yang penting kita mendoakan kepada Allah SWT, ini anak belum banyak dosa, kita syukuri. Bisa istirahat bisa menghadap Allah," tutur Wiranto.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto sedang berada di Singapura menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara KTT ke-33 Asean. Saat mendapat kabar duka sang cucu, Wiranto langsung pamit, dan bertolak ke Indonesia.

"Pertemuan mendekati akhir ya, pertemuan terakhir tadi pertemuan asian plus dgn east asian dan itu sudah selesai, saya meninggalkan tempat. Syukur Alhamdulillah mendapat pesawat," pungkas Wiranto.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut