Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Tiba di AS, bakal Bertemu Trump Bahas Perjanjian Dagang
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Agenda Prabowo selama di AS, Apa Saja?

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20:00 WIB
Daftar Agenda Prabowo selama di AS, Apa Saja?
Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/2/2026) waktu setempat. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Dia akan menjalani rangkaian agenda selama di Negeri Paman Sam.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (18/2/2026), Prabowo akan langsung melakukan pertemuan pada malam hari waktu setempat, serta bertemu dengan perwakilan pemerintah dan pengusaha AS.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang.

Adapun agenda utama Prabowo di AS yakni melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump dan menandatangani kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART). Prabowo juga akan menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan Prabowo telah menggelar pertemuan krusial dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Bogor, Minggu (15/2/2026) malam. Pertemuan ini dalam rangka langkah konsolidasi akhir untuk mematangkan agenda strategis ekonomi menjelang kunjungan resmi ke AS. 

“Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika dan disampaikan Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19. Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART),” ujar Haryo dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Secara substansi, negosiasi tarif antara kedua negara telah dinyatakan rampung. Dalam kerangka ART, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk bagi mayoritas produk asal Amerika Serikat.

Sebagai imbal balik resiprokal, AS setuju untuk memangkas tarif atas produk Indonesia.

Amerika Serikat akan menurunkan tarif resiprokal dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. Selain itu, AS memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas ekspor unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut