Daftar Kapal Perang Karya Anak Bangsa untuk TNI AL, Ternyata Sangat Banyak
JAKARTA, iNews.id - Inilah kapal perang karya anak bangsa untuk TNI AL yang perlu diketahui. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki banyak jenis kapal perang yang berguna untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Salah satu parameter keberhasilan negara menjaga wilayah maritimnya adalah terjaminnya keamanan wilayah laut. Aspek yang mendukung terjaminnya keamanan dan kedaulatan tersebut adalah kekuatan pertahanan.
Siapa sangka, ada banyak kapal perang milik TNI AL yang dibuat oleh anak bangsa. Kapal perang buatan Indonesia itu juga meliputi kapal-kapal dari berbagai jenis dan kelas.
Berikut ini adalah daftar kapal perang karya anak bangsa untuk TNI AL yang dirangkum iNews.id, Minggu (16/10/2022).
Dua kapal perang Kelas Martadinata yakni KRI I Gusti Ngurah Rai (332) dan KRI Raden Eddy Martadinata (331) merupakan tipe Kapal PKR-2 (Perusak Kawal Rudal 10514).
Kapal ini dibuat bersama oleh PT. PAL Indonesia dan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS),Belanda sebagai pesanan Kementerian Pertahanan. Kapal ini dipersenjatai dengan satu unit OTO Melara 76 mm, Rheinmetall Millennium 35 mm CIWS Gun, 12 VLS MICA SAM, 8 buah Exocet MM40 Block III SSM, dan dua buah triple torpedo tubes.
Indonesia memiliki dua 4 unit kapal selam yang terbagi dalam dua kelas, yakni Kapal Kelas Cakra dan Kapal Kelas Changbogo.
Salah satu kapal buatan anak negri adalah kapal selam KRI Alugoro (405) yang tergolong sebagai Kapal Kelas Changbogo yang telah diupgrad.
KRI Alugoro (405) adalah kapal selam pertama yang dikerjakan secara mandiri oleh anak bangsa di Dermaga Kapal Selam PT. PAL Indonesia di kawasan Tanjung Perak, Surabaya.
Pembuatan kapal selam yang memiliki panjang 613 meter ini bekerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan melalui Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co.Ltd (DSME).
TNI AL sedikitnya memiliki 15 unit kapal cepat rudal (KCR) yang beroperasi. Kapal-kapal tersebut terbagi 3 kelas, yakni kelas clurit, kelas mandau, dan kelas sampari.
Semua kapal dari kelas clurit dan sampari merupakan kapal-kapal buatan Indonesia. Kapal Cepat Rudal Kelas Clurit antara lain adalah KRI Clurit (641),KRI Kujang (642), KRI Beladau (643), KRI Alamang (644), KRI Surik (645), KRI Siwar (646), KRI Parang (647), KRI Terapang (648).
Semuanya adalah KCR yang dibuat oleh galangan lokal PT. PAL Indonesia yang mempunyai panjang 44 meter. Kapal-kapal ini setidaknya dipersenjatai oleh satu unit 30mm AK-630 CIWS, dua unit 20 mm Denel Vektor G12, dan dua unit C-705 SSM.
Sementara di Kelas Sampari ada KRI Kerambit (627), KRI Sampari (628), KRI Tombak (629), dan KRI Halasan (630)
Dari 54 kapal armada patroli yang dimiliki oleh Indonesia, sebagian besar dibuat oleh anak negeri atau setidaknya dilisensikan atas nama PT. PAL Indonesia. Namun, yang benar-benar buatan anak negeri adalah Kapal Patroli Cepat dari Kelas Boa, Viper, Kobra, Tahiru, Pari, dan Krait.
Seluruh kapal dibuat oleh Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) TNI AL atau galangan kapal PT Palindo Marine Shipyard, Batam. Berikut ini adalah daftar kapalnya.
Kelas Boa (Patroli cepat 36 meter):
-KRI Welang (808)
-KRI Suluh Pari (809)
-KRI Katon (810)
-KRI Warakas (816)
-KRI Panana (817)
-KRI Kalakae (818)
Kelas Viper (Patroli cepat 40 meter):
-KRI Piton (821)
-KRI Weling (822)
-KRI Matacora (823)
Kelas Kobra (Patroli cepat 36 meter):
-KRI Kobra (867)
-KRI Anakonda (868)
-KRI Taliwangsa (870)
-KRI Kalagian (871)
Kelas Tarihu (Patroli cepat 40 meter):
-KRI Alkura (830)
-KRI Birang (831)
-KRI Mulga (832)
Kelas Pari (Patroli Cepat 43 meter):
-KRI Pari (849)
-KRI Sembilang (850)
-KRI Sidat (851)
-KRI Cakalang (852)
-KRI Tatihu (853)
-KRI Layaran (854)
-KRI Madidihang (855)
Catatan: Seluruh kapal ini dibuat oleh galangan kapal PT Palindo Marine Shipyard, Batam.
Kelas Krait (Patroli cepat 40 meter/aluminium):
KRI Krait (827)
Salah satu armada pendukung TNI AL adalah kapal amfibi. Dari sekian banyak kapal amfibi yang dimiliki, yang dibuat oleh anak negeri adalah kapal-kapal dari Kelas Teluk Bintuni yang terdiri dari 7 kapal.
Kemenhan memesan 2 LST buatan PT. Dok dan Perkapalan (DKB) Kodja Bahari, Jakarta dan 5 yang lain dari LST ke PT. Daya Radar Utama. Berikut adalah daftarnya:
-KRI Teluk Kendari (518)
-KRI Teluk Kupang (519)
-KRI Teluk Bintuni (520)
-KRI Teluk Lada (521)
-KRI Teluk Youtefa (522)
-KRI Teluk Palu (523)
-KRI Teluk Calang
Itulah kapal perang karya anak bangsa untuk TNI AL. Sebenarnya, ada banyak lagi kapal-kapal perang atau penunjang perang yang dibuat oleh Indonesia untuk TNI AL. Sebut saja seperti Kapal Bantu Angkut Cair Kelas Tarakan yakni KRI Tarakan.
Editor: Komaruddin Bagja