Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Geram Minyak Goreng Sempat Langka: Padahal Penghasil Sawit Terbesar, Tak Masuk Akal
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:18:00 WIB
Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemangkasan 250 BUMN menghemat uang negara hingga Rp50 triliun. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah memangkas 250 badan usaha milik negara (BUMN) hingga akhir Juli 2026. Menurut Presiden Prabowo Subianto langkah itu mampu menghemat biaya operasional negara hingga Rp50 triliun.

"Ada laporan, dengan ditutupnya 250 BUMN, overhead, biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp50 triliun. Rp50 triliun misal untuk gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar ini, rapat kerja, Rp50 triliun," ucap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo menjelaskan, pembentukan Danantara menjadi bagian dari transformasi pengelolaan aset negara. Melalui skema tersebut, seluruh aset strategis pemerintah dikonsolidasikan dalam satu sovereign wealth fund agar dikelola secara profesional dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia.

Menurut dia, nilai aset yang dikelola Danantara kini telah melampaui 1.000 miliar dolar AS. Dana kedaulatan tersebut diproyeksikan menjadi sumber kekuatan ekonomi nasional sekaligus cadangan pembangunan bagi generasi mendatang.

"Danantara adalah suatu dana kedaulatan, di mana tabungan-tabungan, kekayaan, aset-aset negara disatukan, dikonsolidasikan, di-manage dengan rapi. Dan ini menjadi cadangan, ini menjadi energi untuk masa depan Indonesia, untuk anak, cucu, dan cicit kita," ujar

Sebelumnya, Prabowo mengaku sempat terkejut saat mengetahui jumlah BUMN beserta anak, cucu, hingga cicit perusahaannya mencapai 1.077 entitas. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar dilakukannya konsolidasi melalui Danantara agar struktur perusahaan negara lebih efisien.

Dia mengapresiasi jajaran Danantara yang dinilai mampu bergerak cepat selama 18 bulan pertama. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 250 perusahaan telah ditutup, digabungkan, atau dikonsolidasikan.

"Saya terima kasih, saya bangga pimpinan daripada Danantara, dalam tahun pertama, 18 bulan pertama, sudah berhasil mengurangi jumlah tersebut. Dari 1.077, di akhir bulan ini, di akhir 31 Juli, mereka sudah menutup, mengonsolidasikan, mem-merger sehingga dari 1.077 berkurang 250 BUMN," ungkapnya.

Prabowo menargetkan proses perampingan terus berlanjut hingga 31 Desember 2027. Pada saat itu, jumlah BUMN ditargetkan tersisa maksimal 350 perusahaan, sehingga sekitar 700 entitas akan ditutup atau digabungkan melalui proses konsolidasi.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut