Dari Inggris, Prabowo Lanjutkan Lawatan ke Yordania Bertemu Raja Abdullah II Hari Ini
AMMAN, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Yordania setelah menyelesaikan agenda penting di London, Inggris. Prabowo dijadwalkan akan bertemu Raja Abdullah II, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan ini juga memiliki makna khusus karena tahun 2026 menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania.
Prabowo mendaran di Bandara Militer Marka, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Kedatangan Kepala Negara dalam rangka kunjungan kerja ini bertujuan mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Setibanya di Bandara Militer Marka, Prabowo disambut langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein bin Abdullah II. Penyambutan hangat tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan kedua negara.
Direstui Prabowo, Ditjen Pesantren bakal Urus 42.000 Lebih Ponpes
Kunjungan kerja Prabowo ke Yordania diharapkan semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah.
Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip
Sebelumnya, Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat (AS). Di AS, Kepala Negara menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) pada, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. Dalam forum tersebut diumumkan bahwa Indonesia akan menjabat sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF), pasukan stabilisasi Gaza.
Masih di Washington DC, Presiden Prabowo bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perjanjian dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara secara lebih setara dan saling menguntungkan.
Setelah dari Amerika Serikat, Presiden Prabowo bertolak ke London, Inggris, Senin (23/2/2026), Kepala Negara menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara dan Arm Limited, perusahaan teknologi global berbasis di Inggris.
Editor: Aditya Pratama