Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Banjir Rob Mengintai Pesisir pada 12-25 Februari 2026, Cek Lokasinya
Advertisement . Scroll to see content

Daryono Mundur dari Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Ada Apa?

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:10:00 WIB
Daryono Mundur dari Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Ada Apa?
Daryono mengundurkan diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Daryono mengundurkan diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Tidak hanya itu, Daryono juga mengajukan pensiun dini dari BMKG.

Daryono mengaku telah mengundurkan diri sejak dua pekan ke belakang. Dia pun meminta awak media tak mencantumkan jabatannya kembali atas jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG dalam pemberitaan.

"Melalui pesan ini, saya ingin menyampaikan bahwa saya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, sekaligus mengajukan pensiun dini dari BMKG," ujar Daryono dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

Meski telah mengajukan pensiun dini dari BMKG, Daryono menegaskan akan tetap memberikan edukasi publik terkait bidang kegempaan dan kebencanaan. Hal ini dia lakukan lantaran dirinya telah lama berkecimpung dalam kajian gempa bumi dan tsunami baik dalam aspek konsep dan teori kegempaan, sumber gempa, analisis data, maupun sejarah gempa dan tsunami.

"Saya tetap terbuka untuk berbagi pengetahuan, memberikan penjelasan ilmiah, serta menjadi narasumber apabila diperlukan," tuturnya.

Daryono menuturkan dirinya memiliki tanggung jawab keilmuan (Scientific Responsibility), tanggung jawab edukasi (Educational Responsibility) dan tanggung jawab moral (Moral Responsibility) atas kondisi di Indonesia.

"InsyaAllah, hingga nantinya saya memiliki afiliasi institusi yang baru dan kredibel, saya akan tetap konsisten berkontribusi sebagai ahli dan edukator publik di bidang kebencanaan, dengan tetap menjunjung tinggi objektivitas ilmiah, integritas, dan kepentingan keselamatan masyarakat," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut