Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Soroti Anggaran Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar, Minta Mendagri Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

Delegasi Mulai Berdatangan, Ketua DPR: AIPA Punya Peranan Turunkan Tensi Geopolitik di ASEAN

Kamis, 03 Agustus 2023 - 20:14:00 WIB
Delegasi Mulai Berdatangan, Ketua DPR: AIPA Punya Peranan Turunkan Tensi Geopolitik di ASEAN
Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan sidang umum AIPA memiliki banyak peran strategis, di antaranya untuk turut membantu menurunkan tensi geopolitik di kawasan ASEAN. DPR RI akan menjadi tuan rumah Sidang Umum ASEAN Interparlementary Assembly (AIPA) ke-44 menyusul keketuaan Indonesia di forum parlemen Asia Tenggara.

“Karena parlemen juga berkontribusi membantu Pemerintah dalam upaya menurunkan geopolitical tension atau ketegangan akibat persaingan di Asia Tenggara,” kata Puan, Kamis (3/8/2024).

Sidang Umum AIPA ke-44 merupakan salah satu puncak keketuaan DPR RI di AIPA pada 2023, sejalan dengan keketuaan Indonesia di ASEAN tahun ini. Kegiatan yang dihadiri para pimpinan parlemen negara-negara Asia Tenggara itu diselenggarakan di Jakarta mulai 5–11 Agustus 2023.

Adapun Sidang Umum AIPA ke-44 akan dihadiri 9 Ketua Parlemen ASEAN selain Indonesia, perwakilan 17 negara Observer dan Tamu, serta perwakilan dari 9 Organisasi Internasional. Puan menyatakan, total peserta yang akan mengikuti perhelatan bergengsi di ASEAN itu sebanyak 568 Delegasi.

“Delegasi AIPA akan mulai datang besok pagi, bertahap sampai sebelum acara AIPA dimulai,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Delegasi Parlemen dari berbagai negara di Asia Tenggara diketahui akan mulai tiba di Indonesia pada tanggal Jumat (4/8) pukul 10.00 WIB. Mulai dari Brunnei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. 

Puan memastikan DPR akan menjadi tuan rumah yang baik untuk delegasi dan tamu undangan AIPA. Ini demi memperkuat reputasi Indonesia di mata dunia dan menunjukkan kehangatan Indonesia.

"Dengan kepercayaan ini, negara-negara di ASEAN bahkan di berbagai penjuru dunia akan semakin memperhitungkan Indonesia sebagai negara yang potensial dan dapat diandalkan untuk bekerja sama dalam berbagai bidang. Ini menjadi credit point bagi bangsa Indonesia untuk dipercaya di tingkat global,” urai Puan.

Adapun DPR RI mengusung tema ‘Responsive Parliaments for A Stable and Prosperous ASEAN’ atau ‘Parlemen yang Responsif untuk ASEAN yang Stabil dan Sejahtera’ pada AIPA General Assembly ke-44. 

Puan mengatakan, tema tersebut menekankan peran penting parlemen dalam mengatasi berbagai tantangan global, dalam menciptakan ASEAN yang stabil dan sejahtera. 

“Tentunya stabilitas di kawasan termasuk di dalamnya. Apalagi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Asia Tenggara. AIPA juga berkontribusi menjaga kesatuan ASEAN,” sebutnya.

Di sisi lain, mantan Menko PMK ini menyinggung peran negara observer dalam Sidang Umum AIPA. Menurut Puan, dialog antara Parlemen negara AIPA dengan negara observer diharapkan dapat menjembatani perbedaan dan membangun prediktabilitas hubungan antara kekuatan besar di Kawasan. 

“AIPA perlu berkontribusi menurunkan ketegangan di kawasan, dan bahkan mengembangkan preventive diplomacy karena dinamika perkembangan geopolitik di masa depan akan semakin kompleks,” tegas cucu Proklamator Bung Karno itu.

Sebagai Presiden AIPA 2023 dan pemimpin Sidang Umum AIPA ke-44, Puan akan mengadakan berbagai pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen negara sahabat. Pertemuan bilateral digelar di sela-sela sidang AIPA.

Puan pun dijadwalkan akan bertemu Ketua Parlemen Vietnam Vuong Dinh Hue esok hari, Jumat 4 Agustus 2023. Pertemuan bilateral itu akan digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta. 

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Puan dan Vuong Dinh Hue akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Parlemen Indonesia-Vietnam. 

“Indonesia dan Vietnam sepakat untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, dukungan diplomasi parlemen untuk soliditas ASEAN sangat diperlukan,” katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut