Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Belum Tentu Demokrasi di Barat Cocok sama Kita
Advertisement . Scroll to see content

Dijuluki King Of Lip Service, Jokowi : Biasa Saja, Dulu juga Disebut Plonga-Plongo, Klemar-Klemer

Selasa, 29 Juni 2021 - 17:07:00 WIB
Dijuluki King Of Lip Service, Jokowi : Biasa Saja, Dulu juga Disebut Plonga-Plongo, Klemar-Klemer
Presiden Jokowi menanggapi kritikan BEM UI soal King of Lip Service. (Foto ist).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sejak lama telah menerima berbagai julukan, mulai dari klemar-klemer, plonga-plongo, otoriter, bebek lumpuh, bapak bipang hingga terakhir the king of lip service. Hal tersebut dikatakan Jokowi untuk menanggapi kritik BEM UI yang menjuluki dirinya the king of lip service.

Jokowi menanggapi semua kritikan dengan santai. Bahkan dia sempat tersenyum sesaat sebelum memberikan tanggapan mengenai julukan The King of Lip Service.

"Itukan sudah sejak lama ya, dulu ada yang bilang saya ini kelmar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo. Kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter, kemudian ada juga yang ngomong saya ini bebek lumpuh, dan baru baru ini ada yang ngomong saya ini bapak bipang dan terakhir ada yang menyampaikan mengenai the king of lip service," ucapnya sembari tersenyum, Selasa (29/6/2021).

Terhadap kritikan BEM UI, Jokowi mengaku tidak masalah. Dalam demokrasi kritik adalah tindakan yang sah. 

Namun demikian, dia juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi budaya tata krama dan sopan santun.

"Ya saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa, dan ini negara demokrasi jadi kritik itu boleh-boleh saja, dan universitas tidak apa, tidak perlu menghalangi mahasiwa untuk berkespresi. Tapi juga ingat kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan, ya saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat," tuturnya.

Dia juga meminta seluruh pihak tetap bergandengan tangan untuk menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda Indonesia.

"Tapi yang saat ini penting ya kita semuanya memang bersama-sama fokus untuk penanganan pandemi Covid-19," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut