Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa
Advertisement . Scroll to see content

Dinasti Nusantara Tegaskan Indonesia Butuh Pemimpin seperti Ganjar

Selasa, 07 November 2023 - 04:36:00 WIB
Dinasti Nusantara Tegaskan Indonesia Butuh Pemimpin seperti Ganjar
Pemangku adat, keturunan raja, dan budayawan yang tergabung dalam Dinasti Nusantara menilai Indonesia membutuhkan sosok pemimpin seperti Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah pemangku adat, keturunan raja dan budayawan yang tergabung dalam Dinasti Nusantara menilai kondisi budaya terus mengalami degradasi. Mereka menyebut sosok pemimpin seperti Ganjar Pranowo yang mampu mengatasi hal itu. 

"Hari ini kami hadir dari berbagai unsur dan mewakili wilayah masing-masing, seperti dari Jawa Barat dan Jawa Timur salah satunya," kata Korwil Dinasti Nusantara Jawa Tengah (Jateng) KPH Metarum Hanyokrowati dalam keterangan tertulis, Senin (6/11/2023).

Dia menyebut, saat ini dibutuhkan pemimpin yang peduli atas kondisi budaya yang hampir terdegradasi. Pemimpin itu adalah Ganjar Pranowo.

"Maka, kita bangkitkan kembali lewat Dinasti Nusantara dalam menggelorakan dukungan Ganjar Pranowo sebagai presiden dari kalangan para pemangku adat, keturunan raja dan budayawan," kata dia.

"Kami mendukung Pak Ganjar supaya bisa jadi Presiden supaya bisa meletakkan dasar dan memberi porsi terbaik kepada teman-teman adat dan budayawan," ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah belum optimal melibatkan peran masyarakat adat maupun budayawan dalam memperkuat ketahanan budaya di Indonesia.

"Selama ini pemerintah hanya memberi porsi sebatas karnaval, menggunakan pakaian adat dan lain sebagainya. Bukan begitu, kita ini harus diberikan suara di dalam demokrasi, kami harap bisa diberikan hak terbaik karena negara ini lahir karena kerajaan yang urun rembuk mendirikan sebuah negara," tuturnya.

KPH Metarum berharap Ganjar bisa menempatkan adat dan budaya sebagai tonggak pendiri NKRI, karena berdasarkan sejarah kerajaan-kerajaan yang berkontribusi atas berdirinya NKRI sebelum Indonesia merdeka.

"Itu alasan mengapa kita ingin menjadikan beliau sebagai Presiden karena beliau salah satu sosok yang hadir dan mau berkomitmen untuk memberi perhatian terhadap masyarakat adat dan budayawan," katanya.

Selain silaturahmi bersama seluruh masyarakat, tokoh adat dan budayawan turut menggelar penyematan gelar Kelancingan Mangkualaman terhadap sejumlah individu dan budayawan setempat, sekaligus hiburan rakyat pentas seni wayang kulit.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut