Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Dunia Beruntun, Diduga Terinfeksi Virus
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes Majalengka Mulai Telusuri Penyebab Kematian 3 Anak Sekeluarga

Selasa, 22 September 2026 - 14:28:00 WIB
Dinkes Majalengka Mulai Telusuri Penyebab Kematian 3 Anak Sekeluarga
Dinkes Majalengka mulai melakukan pencarian penyebab kematian 3 anak sekeluarga. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

MAJALENGKA, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka mulai menelusuri penyebab meninggalnya tiga anak dalam satu keluarga di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan. Penelusuran dilakukan setelah ketiga anak tersebut meninggal secara beruntun usai mengalami sejumlah keluhan kesehatan.

Ketiga anak yang meninggal masing-masing berusia 6 tahun, 4 tahun, dan 10 bulan. Sebelum meninggal, mereka dilaporkan mengalami demam tinggi, batuk, pilek, lemas hingga kejang.

Dinkes Majalengka bersama Puskesmas Balida mengambil sampel swab dari anggota keluarga pada Selasa (22/9/2026). Sampel tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab penyakit yang dialami keluarga tersebut.

Kepala Puskesmas Balida Iman Wahyudi mengatakan, sejumlah keluhan juga ditemukan pada anggota keluarga. Di antaranya demam tinggi, batuk, pilek, mual, dan pegal.

"Untuk sementara kemarin pemeriksaan keluhannya panas tinggi, batuk, pilek, mual, pegal, itu kemungkinan gejala virus," kata Iman, Selasa (22/9/2026).

Namun, dugaan infeksi virus tersebut belum dapat dipastikan. Iman menegaskan hasil pemeriksaan laboratorium diperlukan sebelum menentukan penyebab kondisi kesehatan yang dialami keluarga tersebut.

"Dugaan awal karena virus namun untuk memastikan perlu pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Orang Tua Juga Sempat Sakit

Penelusuran Dinkes juga dilakukan karena kedua orang tua ketiga anak tersebut sempat mengalami keluhan kesehatan.

Kepala Desa Gandu Iwan Setiawan mengatakan dirinya juga sempat mengalami sejumlah gejala yang mirip. Dia mengaku mengalami gangguan penglihatan, pusing, menggigil, hingga suhu tubuh tinggi.

"Saya juga merasakan gejalanya. Saya lagi menonton televisi tiba-tiba mata kurang penglihatan, pusing, menggigil dan suhu badan tinggi," kata Iwan.

Iwan menyebut kondisi tersebut berlangsung selama empat hari. Dia juga mengatakan keluhannya mirip dengan yang dialami orang tua ketiga anak tersebut.

"Saya sempat sakit 4 hari dengan gejala seperti orang tua dari ketiga anak-anak ini," ujarnya.

Sementara itu, Iman mengatakan dalam beberapa waktu terakhir Puskesmas Balida juga menerima banyak pasien dengan keluhan demam dan gangguan pernapasan.

Menurutnya, sekitar 80 persen pasien yang berobat mengalami keluhan demam tinggi, batuk, dan pilek. Namun, kondisi tersebut belum dapat dikaitkan dengan kasus meninggalnya tiga anak dalam satu keluarga.

"Untuk sementara karena cuaca lagi jelek ya sekarang. Kebanyakan pasien berobat sekarang 80 persen gejala panas tinggi, batuk, pilek, kemungkinan cepat menularnya karena virus," tutur Iman.

Dinkes Majalengka masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan laboratorium untuk memastikan penyebab kematian tiga anak tersebut. Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika mengalami gejala seperti demam, batuk, atau pilek.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut