Direktur LBH Hidayatullah: Ade Armando Framing JK Menista Agama, Sengaja Buat Marah Umat Kristiani
JAKARTA, iNews.id - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah, Syaefullah Hamid mengungkapkan alasan melaporkan pegiat media sosial Ade Armando ke polisi terkait potongan video ceramah Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). Dia menilai Ade telah mem-framing JK menistakan agama Kristen.
Menurutnya, pelaporan dilakukan berdasarkan podcast Cokro TV dengan Ade Armando sebagai narasumber.
"Tentu (pelaporan) ini berangkat dari yang pertama adalah dari podcast Cokro TV yang didalamnya narasumber ada Pak Ade Armando bersama dua host," ujar Syaefullah dalam program Interupsi bertajuk 'Dituding Fitnah JK, 40 Ormas Laporkan Ade Cs' di iNews, Kamis (7/5/2026).
Dia mengatakan dalam podcast tersebut, Ade membangun narasi dengan menyimpulkan JK telah menistakan agama Kristen lewat ceramah tersebut.
"Kami nilai dari podcast itu ada sebuah pembangunan narasi untuk kemudian menyimpulkan bahwa Pak JK itu melakukan penistaan terhadap agama Kristen," tutur dia.
HKBP dan PGI Bertemu JK, GAMKI Tetap Fokus ke Proses Hukum terkait Ceramah Mati Syahid
Padahal, kata dia, faktanya tidak demikian. Menurut dia, Ade Armando telah mem-framing JK lewat podcast itu.
"Itu adalah sesuatu yang menurut kami hanya pikiran Pak Ade dan dua host lainnya saja. Karena ini sebuah framing yang kami lihat ada kesengajaan untuk menimbulkan kemarahan saudara-saudara kita umat Kristiani," tutur dia.
40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie ke Bareskrim terkait Video JK
Menanggapi pelaporan itu, Ade Armando menegaskan dirinya tak bersalah. Dia mengklaim tak bermaksud mengadu domba atau memprovokasi pihak mana pun.
"Saya yakin juga laporan terhadap saya juga tidak akan dicabut nih, akan terus. Tapi saya merasa bahwa saya enggak bersalah kok. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah. Jadi saya tetap yakin dengan sikap saya," ujar Ade.
Lagi, Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polisi buntut Unggahan Video JK
Ade menilai, pelaporan terhadap dirinya terasa berbeda. Dia merasa ada serangan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Serangannya itu bukan hanya ke saya. Buat saya untuk pertama kalinya serangannya diarahkan kepada PSI. Nama PSI berulang kali disebut," ucap Ade.
Editor: Rizky Agustian