Ditemani Iriana, Jokowi Bertolak ke Sulsel Tinjau Vaksinasi hingga Resmikan Bendungan
JAKARTA, iNews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana pagi ini, Kamis (9/9/2021) bertolak menuju Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuannya dalam rangka kunjungan kerja.
Dilansir dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden, Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 06.30 WIB, melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Presiden dan Ibu Negara akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Wajo, dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.
Di Kabupaten Wajo, tepatnya di SMA Negeri 3 Wajo, Presiden diagendakan untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar dan menyapa para peserta vaksinasi lainnya melalui konferensi video.
Jokowi Minta Kabinet Waspadai Virus Corona Varian Mu, Selengkapnya di iNews Sore
Selain di SMA Negeri 3 Wajo, Presiden dan Ibu Iriana juga akan meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Wewangrewu, Kabupaten Wajo. Di sana, kegiatan vaksinasi Covid-19 digelar untuk masyarakat sekitar Kabupaten Wajo.
Jokowi Targetkan 70 Persen Penduduk Indonesia Telah Divaksin Covid-19 Akhir 2021
Setelahnya, Presiden akan meninjau sekaligus meresmikan Bendung Gilireng dan Bendungan Paselloreng yang ada di Kabupaten Wajo. Peresmian keduanya dipusatkan di Bendungan Paselloreng, Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo.
Mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Selatan, Presiden akan memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Hanggar Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Selatan antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo.
Editor: Faieq Hidayat