Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masjid di Austria Jadi Sasaran Tembakan
Advertisement . Scroll to see content

Ditembak KKB, Bambang Purwoko: Saya Bangga Jadi Bagian TGPF Intan Jaya

Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:59:00 WIB
Ditembak KKB, Bambang Purwoko: Saya Bangga Jadi Bagian TGPF Intan Jaya
Anggota TGPF kasus penembakan di Intan Jaya, Papua, Bambang Purwoko. (Foto: Fakhrizal Fakhri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bambang Purwoko masih menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Penembakan Intan Jaya itu sukses menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru usai ditembak KKB Papua.

Meski begitu, Bambang masih bisa berkontribusi pada diskusi tim dari jarak jauh di tempat perawatan RSPAD Gatoto Subroto, Jakarta. Dia mengaku senang tergabung dalam tim bentukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polukam) Mahfud MD.

"Saya merasa bangga dan beruntung menjadi bagian dari tim dan merasa senang bisa bergabung, berinteraksi dan berdiskusi dengan bapak-bapak dari berbagai kalangan, pemerintah, masyarakat, dan akademisi. Senang berada di lingkungan pribadi-pribadi penuh integritas yang bekerja penuh ketekunan, kejujuran, dan kesungguhan," katanya dalam keterangan, Rabu (21/10/2020).

Bambang yang juga peneliti dan pemerhati tentang Papua ini ternyata memiliki anak asuh dari pulau paling ujung timur Indonesia itu. Dalam penelitiannya dia banyak membantu masyarakat Papua.

Bambang mengalami penembakan saat tim berada di tanjakan Wawogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, dalam perjalanan kembali dari TKP Hitadipa. Dia tertembak pada bagian kaki dan tangan.

Usai insiden penembakan, Bambang tidak bisa mengikuti diskusi secara intens dalam merumuskan hasil investigasi. Namun, Bambang tetap memberikan poin-poin pemikiran lewat grup diskusi tim di grup percakapan.

"Setelah 9 hari melalui turbulensi lahir batin, spiritual dan fisik, kini sudah semakin nyaman dan semakin baik. Saya beruntung dalam insiden ini dilakukan evakuasi cepat dan pengamanan ketat. Kini, dirawat oleh tenaga medis terbaik dengan fasilitas terbaik untuk penyembuhan," ujarnya.

Bambang tidak lupa pula mengucapkan terima kasih kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang memberikan kepercayaan pada dirinya untuk bergabung dalam tim. Dia juga mengapresiasi upaya dan perhatian pemerintah selama menjalani perawatan di RSPAD.

Tim investigasi lapangan telah menyelesaikan tugas yang diberikan pemerintah dengan bekerja selama 17 hari. Ketua TGPF Intan Jaya Benny Mamoto dijadwalkan akan menyerahkan hasil investigasi kepada Menko Polhukam, Mahfud MD pada hari ini.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut