Dokter Reisa: Kasus DBD di Indonesia Lebih dari 70.000

Riezky Maulana ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 16:28 WIB
Dokter Reisa: Kasus DBD di Indonesia Lebih dari 70.000

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Di tengah percepatan penanganan covid-19, pemerintah Indonesia kini dihadapi tantangan berat lainnya yaitu penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pemerintah menyebut kasus DBD di Indonesia hingga kini mencapai lebih dari 70.000.

Data itu disampaikan Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Data itu dihimpun dari 1 Januari 2020 hingga minggu ke-27 tahun ini.

"DBD juga meningkat di masa pandemi covid-19 di mana pada minggu ke-27 mencapai lebih dari 70.000 kasus. DBD salah satu tantangan terberat Indonesia," kata Reisa.

Dia menjelaskan menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ada sejumlah provinsi yang memiliki kasus DBD tinggi. Antara lain Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Dokter kelahiran Malang, Jawa Timur itu mengimbau masyarakat secara mandiri berusaha memberantas jentik nyamuk penyebab DBD mengingat petugas kesehatan lapangan terpecah fokusnya dengan penanganan covid-19. Menurutnya kebijakan bekerja secara selang-seling di kantor dan rumah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan.

"Semangat memberantas covid-19 sejalan dengan upaya mencegah DBD. Dengan kebijakan bekerja di rumah memberi kesempatan bagi kita membersihkan lingkungan rumah dari nyamuk," katanya.

Editor : Rizal Bomantama