Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Wanti-Wanti Potensi Karhutla Besar pada 2027
Advertisement . Scroll to see content

Doni Monardo Kunjungi Korban Letusan Gunung Ili Lewotolok

Rabu, 02 Desember 2020 - 21:32:00 WIB
Doni Monardo Kunjungi Korban Letusan Gunung Ili Lewotolok
Kepala BNPB Doni Monardo mengunjungi korban letusan Gunung Ilo Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rabu pagi, 2 Desember 2020. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo tiba di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan kenaikan status Gunung Ili Lewotolok menjadi Level III atau ‘Siaga’ setelah terjadi erupsi dan adanya peningkatan aktivitas gunungapi pada Minggu (29/11/2020), Doni tak putus memberi perhatian secara khusus.

Staf Khusus Kepala BNPB, Egy Massadiah, yang turut serta bersama rombongan menuturkan, Doni sejak Senin berkegiatan di Istana Merdeka dan sejumlah aktivitas terkait kebencanaan lain, termasuk penanganan Covid-19. Pada tengah malam telah mendarat di Kupang.

"Dan hari ini, beliau tiba di Larantuka lanjut ke Lembata dengan helikopter. Ini komitmen hadirnya pemerintah pusat bersama pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Egy, Rabu (2/12/2020).

Didampingi Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan anggota DPR M Ali Taher, Doni menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Lembata, NTT, khususnya para korban letusan Gunung Ilo Lewotolok. Menurut Doni, Presiden berpesan, tetap tabah dan sabar menghadapi musibah. Tak kalah penting, tidak melupakan protokol kesehatan, dan ikuti arahan petugas kebencanaan demi keselamatan bersama.

Kunjungan Doni ini sesuai arahan Presiden, kiranya BNPB terus mencermati perkembangan erupsi Gunung Ili Lewotolok. Berdasar laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (30/11/2020) pukul 22.00 WIB, ada sebanyak 4.628 jiwa yang telah dievakuasi di 7 titik pengungsian.

“Serta merta beliau berangkat ke lokasi musibah,” ujar Egy. Dia menambahkan, seusai dari NTT, sore itu juga Doni menuju Lumajang Jawa Timur meninjau area terdampak lava Gunung Semeru.

Seperti halnya ketika mengunjungi lokasi pengungsian di sejumlah titik di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, akibat erupsi Gunung Merapi, di Lembata pun Doni Monardo menekankan pentingnya prosedur penyelamatan rakyat.

"Prinsipnya, keselamatan rakyat nomor satu. Selamat dari bencana gunung berapi, dan selamat dari paparan Covid-19,” kata Doni kepada media di Lembata NTT.

Di daerah-daerah yang tertimpa musibah bencana alam, sejatinya memiliki ancaman ganda, yakni bencana alam dan non alam (pandemi). Karenanya, dalam setiap usaha tanggap darurat atau tanggap bencana, protokol kesehatan harus masuk dalam protap kegiatan.

“Concern pak Doni, selain tersedianya fasilitas pengungsian yang memadai, juga dibarengi ketersediaan sarana mencuci tangan pakai sabun, ketersediaan masker, dan tempat pengungsian yang berjarak antara satu dan lainnya,” ujar Egy Massadiah.

Berdasar pantauan Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok, erupsi masih terus terjadi, dan dimungkinkan akan terjadi erupsi susulan. Pada Senin (30/11/2020) erupsi kolom abu setinggi 700 meter dari puncak (2.123 mdpl).

Erupsi tersebut terekam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dengan durasi kurang lebih 2 menit 25 detik. Doni berharap intensitas erupsi susulan berangsur-angsur menurun, tanpa mengurangi kewaspadaan.

Sejumlah lokasi pengungsian akan ditinjau Doni bersama segenap deputi serta staf BNPB. Seperti diberitakan sebelumnya, semua warga yang berada dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Ili Lewotolok, diungsikan.

“Kehadiran pemerintah pusat serta bantuan yang diberikan, semoga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat pengungsi. BNPB juga menempatkan dua buah helikopter, salah satunya jenis Chinook untuk mendukung penyaluran bantuan ke lokasi pengungsi," kata Egy.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut