Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Optimistis 2026 jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pancasila
Advertisement . Scroll to see content

DPR Gelar Vaksinasi Covid-19, Hampir 2.000 Orang Sudah Disuntik

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:14:00 WIB
DPR Gelar Vaksinasi Covid-19, Hampir 2.000 Orang Sudah Disuntik
Sekjen DPR, Indra Iskandar mengatakan vaksinasi covid-19 di lingkungan parlemen sudah dilakukan terhadap hampir 2.000 orang. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR melaksanakan vaksinasi covid-19 di lingkungan parlemen sejak Rabu (24/2/2021). Hingga hari ini, Jumat (26/2/2021) sudah ada hampir 2.000 orang di lingkungan kerja DPR yang telah divaksinasi Covid-19. 

Anggota DPR yang sudah divaksin kurang dari 100 orang dan sisanya merupakan tenaga ahli (TA), aparatur sipil negara (ASN) DPR, staf DPR, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), dan petugas kebersihan. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar kepada wartawan dalam konferensi pers, Jumat (26/2/2021).

Indra menguraikan ada empat tahapan dalam proses vaksinasi di DPR. Pertama, meja 0 untuk verifikasi data yang sudah masuk berdasarkan KTP dan nomor telepon; meja 1 untuk verifikasi terhadap data kesehatan calon yang divaksin; meja 2, pemeriksaan oleh dokter berkaitan dengan latar belakang kesehatan yang akan divaksin; meja 3 merupakan tempat vaksinasi. Setelah dilakukan proses meja 0, 1, 2 dan 3, seseorang yang sudah divaksin masuk ke meja 4 untuk dilakukan observasi selama lebih kurang 30-60 menit.

"Kalau 30 menit sampai satu jam tidak ada masalah yang bersangkutan boleh keluar ruangan. Sampai hari ini baru empat kasus yang pingsan dan sesak napas. Selebihnya, hampir 2.000 sampai hari ini langsung dengan lancar dan baik," ujar Indra.

Untuk hari pertama pelaksanaan, Indra menguraikan ada hampir 500 orang yang divaksin. Kemudian di hari kedua mencapai sekitar 1.200 orang dan hari ketiga vaksinasi masih berlangsung sehingga belum dievaluasi.

"Lebih banyak hari ini memang diisi dengan tenaga-tenaga pendukung lain yang di DPR," ucap Indra.

Menurut Indra, proses vaksinasi yang berlangsung di DPR sama halnya dengan vaksinasi di tempat lain. Dia menegaskan ini bagian dari program pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi bagi seluruh penduduk Indonesia yang memenuhi syarat  di antaranya berusia atas 18 tahun, tidak memiliki penyakit tertentu, dan dalam 3 bulan ini tidak pernah terpapar Covid-19 atau penyintas Covid-19. Kegiatan ini digelar atas arahan dari pimpinan DPR dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat sehingga semua yang memasuki ruangan vaksin itu hanya orang-orang yang punya keperluan terhadap vaksin.

Indra menjelaskan, jadwal yang disampaikan oleh Kemenkes untuk DPR dan juga lembaga-lembaga lain dilaksanakan pada saat ini. Tapi, karena masa reses hampir sebagian besar anggota DPR sedang melakukan tugas-tugas di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. 

Sehingga untuk pelaksanaan di awal ini dilakukan lebih dulu untuk tenaga-tenaga lain, di samping sudah dilakukan untuk sebagian anggota DPR. Dalam catatan Setjen DPR hingga hari kedua tidak sampai 100 anggota DPR yang divaksinasi, selebihnya anggota sudah memberikan laporan kepada fraksinya masing-masing dan sudah disampaikan kepada Setjen DPR mereka meminta waktu untuk vaksinasi setelah mereka melakukan kegiatan-kegiatan di dapilnya.

"DPR diminta dan diberikan waktu Kemenkes untuk melakukan vaksinasi mulai 24 Februari 2021 sampai dengan selesai. Fase pertama ini dilakukan sampai dengan 10 Maret 2021. Kemudian nanti untuk booster-nya akan dilakukan tanggal 10 Maret sampai dengan selesai. Yang sekarang ini kami lakukan sebagian besar untuk tenaga ahli, ASN Setjen beserta keluarga, petugas cleaning service, kemudian petugas pengamanan dalam, pengemudi, ajudan, itu yang lebih banyak di hari pertama kemarin," tuturnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut