Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! KKB Tembak Mati Warga Sipil di Dekai Yahukimo, Satgas Buru Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

DPR Prihatin Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe: Harus Diusut sampai Tuntas

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:21:00 WIB
DPR Prihatin Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe: Harus Diusut sampai Tuntas
Ilustrasi penembakan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil prihatin atas insiden penembakan yang melibatkan sesama anggota Polri di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara), Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (16/10/2026). Dia meminta kasus tersebut diusut tuntas, termasuk mengantisipasi dugaan perundungan di lingkungan kepolisian.

Nasir menyayangkan insiden yang menewaskan anggota Polri berinisial Bharatu LVVL tersebut. Menurutnya, peristiwa itu menjadi perhatian karena melibatkan sesama anggota Korps Bhayangkara.

"Komisi III DPR RI prihatin dan menyayangkan peristiwa itu terjadi. Apalagi pelaku dan korban adalah anggota polisi," terang Nasir saat dihubungi, Senin (19/10/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu meminta Polri mengusut perkara tersebut hingga tuntas. Dia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan agar dugaan perundungan tidak kembali terjadi di lingkungan kepolisian.

"Meminta agar kasus ini diusut sampai tuntas, segera antisipasi agar perundungan seperti itu tidak terjadi lagi," ucap Nasir.

Menurut Nasir, salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah membangun komunikasi yang sehat di antara anggota, termasuk antara personel senior dan junior.

"Membangun komunikasi yang sehat antara senior dan junior," pungkasnya.

Sebelumnya, insiden penembakan terjadi di kawasan Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026). Peristiwa tersebut menewaskan Bharatu LVVL, anggota Ditpoludara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan kejadian tersebut sekaligus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban.

"Kami menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya anggota Ditpoludara Bharatu LVVL dalam peristiwa penembakan tersebut," kata Budi melalui keterangannya, seperti dikutip iNewsTangsel.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi telah menangkap anggota Polri berinisial AR yang ditetapkan sebagai tersangka. AR ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Meski tersangka telah ditahan, motif penembakan masih belum diketahui secara pasti oleh keluarga korban. Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, mengatakan tim kuasa hukum berencana berkoordinasi dengan penyidik Jatanras Polda Metro Jaya untuk mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut.

"Tim pengacara sudah terbentuk. Pada Senin, kami akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, khususnya Jatanras, untuk menanyakan sejauh mana penanganan kasus ini," ujar Petrus.

Petrus menambahkan, keluarga korban belum mengetahui persoalan yang diduga melatarbelakangi penembakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya masalah antara korban dan tersangka.

"Yang jelas, salah satu tersangka sudah ditahan. Namun, kami belum mengetahui apa yang melatarbelakangi peristiwa ini. Kira-kira, apa masalah antara pelaku dan korban?" katanya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut