Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Soroti Penggunaan Whip Pink dengan BNN, Minta Dikaji Masuk Kategori Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

DPR Tekankan Keseteraan Gender Hak Manusia Paling Mendasar

Rabu, 14 Maret 2018 - 16:26:00 WIB
DPR Tekankan Keseteraan Gender Hak Manusia Paling Mendasar
Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan sambutan dalam peringatan Hari Perempuan Internasional 2018 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018). (Foto:DPR)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kesetaraan gender bukan sekadar isu perempuan semata, namun juga isu sosial dan kemanusiaan dalam arti lebih luas. Kesetaraan gender merupakan gerakan global dimana laki-laki dan perempuan harus sama-sama dilibatkan.

“(Keseteraan gender) Meliputi hak manusia yang paling mendasar, yaitu hidup tanpa diskriminasi," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat membuka perayaan International Women's Day 2018 di Gedung Nusantara DPR, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Bamsoet menjelaskan, dalam menjalankan fungsi legislasi DPR turut melindungi kaum perempuan. Pembentukan undang-undang (UU) tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menekankan perlunya pemberdayaan perempuan dan UU tentang Kesehatan untuk menjamin kesehatan reproduksi perempuan dikemukakannya merupakan contoh nyata peran DPR dalam melindungi perempuan.

Tak hanya itu, saat ini DPR juga tengah membahas RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual. DPR disampaikan Bamsoet juga telah membentuk Kaukus Perempuan Parlemen dan Kaukus Politik Perempuan Indonesia untuk mempromosikan serta mendorong pencapaian kesetaraan dan keadilan gender.

Pemerintah Indonesia menurut Bamsoet telah merumuskan dan menerapkan berbagai strategi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan peran kaum perempuan. Sistem yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar calon anggota legislatif disebutnua sebagai satu strategi yang diperkenalkan pemerintah.

“Namun sayang, peluang tersebut tidak dimanfaatkan maksimal. Saat ini hanya 97 perempuan dari 560 total anggota DPR atau hanya 17,1 persen yang lolos menjadi Anggota DPR periode 2014-2019,” kata mantan Ketua Komisi III DPR ini.


Dalam perayaan International Women's Day 2018 ini DPR menganugerahkan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dipandang memiliki prestasi berhasil menempatkan kaum perempuan terbanyak dalam Kabinet pemerintahan.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, Presiden Jokowi mampu memberikan tauladan dan kepercayaan bahwa kaum perempuan juga bisa berkarir di eksekutif.

“Sebanyak delapan perempuan pilihan Presiden Jokowi di Kabinet Kerja telah membuktikan kinerjanya dalam menempati posisi kementerian yang sangat penting, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," ujarnya.

Selain kepada Presiden Jokowi, DPR juga memberikan penghargaan kepada DPRD Provinsi Riau karena memiliki jumlah anggota DPRD perempuan terbesar secara Nasional. Sementara Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Christiany Eugenia Parantu dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mendapatkan penghargaan atas pencapaian mereka sebagai bupati perempuan yang terpilih selama dua periode berturut-turut.

"Berbagai penghargaan tersebut merupakan simbol pengakuan dan apresiasi DPR kepada orang pribadi, institusi, maupun kepada masyarakat yang telah memberi ruang berkreasi bagi perempuan. Mari terus kita ciptakan dunia yang penuh keadilan dan kesetaraan, terutama kepada kaum perempuan," terang Bamsoet.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut