Dubes Jepang Berharap Jak-Japan Matsuri 2026 Pecahkan Rekor Pengunjung
JAKARTA, iNews.id - Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Atsushi Ueno, berharap Jak-Japan Matsuri (JJM) 2026 dapat menarik lebih banyak pengunjung dibandingkan tahun sebelumnya. Festival budaya Indonesia-Jepang ini ditargetkan menjadi ruang pertemuan masyarakat kedua negara untuk saling mengenal tradisi dan mempererat persahabatan.
Jak-Japan Matsuri 2026 akan digelar pada Sabtu (31/10/2026) dan Minggu (1/11/2026) di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pada penyelenggaraan tahun lalu, festival tersebut tercatat menarik sekitar 27.000 pengunjung.
Ueno berharap jumlah pengunjung tahun ini dapat melampaui capaian tersebut. Dia menyampaikan harapannya dalam sesi tanya jawab bersama media di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Senin (26/10/2026).
"27.000 tahun lalu, jadi tahun ini lebih banyak," ujar Ueno.
JJM 2026 mengusung tema “Indonesia and Japan Always Together”, tema yang telah digunakan sejak festival tersebut pertama kali diselenggarakan pada 2009. Tahun ini, panitia ingin menghadirkan pengalaman yang lebih beragam dengan memperkuat unsur budaya tradisional Indonesia dan Jepang.
Pengunjung tidak hanya dapat menikmati kebudayaan Jepang, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas yang memperkenalkan tradisi Indonesia. Beberapa di antaranya adalah membatik, membuat miniatur ondel-ondel, dan membuat wayang.
Bagi penggemar anime, panitia turut menyiapkan area foto bersama karakter anime populer berukuran seukuran manusia. Sementara itu, area Travel Japan akan memperkenalkan daya tarik berbagai wilayah di Jepang kepada pengunjung.
Menurut Ueno, festival tahun ini juga ingin menonjolkan pertukaran budaya dua arah. Masyarakat Indonesia diharapkan tidak hanya mengenal kebudayaan Jepang, tetapi juga dapat memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia kepada masyarakat lainnya.
Selain menjadi ajang pertukaran budaya, Jak-Japan Matsuri diharapkan dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang. Ueno menilai hubungan kedua negara telah berkembang dengan baik, baik melalui kerja sama pemerintah maupun interaksi masyarakat.
Meski mengaku masih baru di Jakarta, Ueno melihat keramahan masyarakat Indonesia sebagai salah satu modal penting untuk mempererat persahabatan kedua negara.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang telah berlangsung selama 68 tahun. Kedua negara akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik pada 2028 mendatang.
Ueno berharap hubungan baik tersebut juga tercermin melalui semakin besarnya ketertarikan masyarakat kedua negara terhadap budaya masing-masing.
“Saya merasa banyak orang Indonesia yang ramah terhadap Jepang. Melalui kesempatan ini, kami ingin meningkatkan jumlah penggemar Jepang di kalangan masyarakat Indonesia. Demikian pula, kami ingin semakin banyak orang Jepang yang menyukai Indonesia,” ujarnya.
Dia berharap Jak-Japan Matsuri dapat menjadi ruang bagi masyarakat Indonesia dan Jepang untuk saling mengenal lebih dekat, terutama generasi muda. Melalui pertemuan dan interaksi dalam festival budaya, hubungan persahabatan kedua negara diharapkan semakin erat.
Editor: Muhammad Sukardi