Elektabilitas Partai Perindo Naik Signifikan di Jatim dan Jateng, Modal Penting Lolos ke Senayan
JAKARTA, iNews.id - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) naik signifikan di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal ini terlihat dari hasil survei Surabaya Research Syndicate (SRS) yang dirilis Rabu (29/3/2023).
Di Jawa Timur, Partai Perindo merangsek naik menjadi partai papan tengah dengan elektabilitas sebesar 5,2 persen. Perindo mengungguli tiga partai parlemen yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Tak berbeda jauh, elektabilitas Partai Perindo juga meningkat di Jawa Tengah dengan 5,1 persen. Perindo unggul atas PPP dan PAN yang elektabilitasnya di bawah 5 persen.
"Pada Pemilu 2019, Partai Perindo hanya mampu meraih sekitar 2,1 persen suara di Jawa Tengah dan 2,3 persen di Jawa Timur. Kini partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu berhasil merangsek menjadi partai papan tengah dengan elektabilitas sebesar 5,1 persen di Jawa Tengah dan 5,2 persen di Jawa Timur," kata peneliti SRS, Edwin Abdul.
Kader Muda Partai Perindo Bagikan Semangat Ramadhan
Menurutnya, dengan peningkatan elektabilitas di Jateng dan Jatim, maka menjadi modal penting Partai Perindo lolos ke DPR di Pemilu 2024. Pasalnya Jawa Timur dan Jawa Tengah merupakan lumbung suara yang besar.
"Mengingat Jateng, Jatim bersama Jabar adalah lumbung suara yang terbesar pada setiap Pemilu, maka keberhasilan mencapai elektabilitas di atas 5 persen tersebut akan berpengaruh besar pada lolosnya Partai Perindo menembus parliamentary threshold pada Pemilu 2024 mendatang," kata Edwin.
Survei SRS dilakukan pada 16-23 Maret 2023 di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Responden yang mengikut survei ini berjumlah 1.200 orang yang berasal dari kedua wilayah tersebut dan sudah berusia 17 tahun.
Survei dilakukan melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka. Margin of error pada survei ini diklaim sebesar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Editor: Reza Fajri