Fadli Zon Usul Perang Melawan Narkoba Libatkan TNI
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kepala BNN Irjen Pol Heru Winarko tak segan-segan mengambil tindakan tegas dalam melawan peredaran narkoba di Indonesia. Bahaya kejahatan itu sudah sangat serius sehingga langkah-langkah yang diambil juga harus lebih berani.
"Ini (peredaran narkoba) adalah sebuah alternatif perang yang ditujukan kepada kita. Berton-ton narkoba masuk (ke Indonesia) dan saya kira ini jaringan mafia bisnis internasional yang mengeruk keuntungan luar biasa tapi menghancurkan generasi kita," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3/2018).
Fadli pun menyarankan agar BNN melibatkan TNI dalam pengamanan peredaran narkoba di berbagai wilayah agar tidak masuk ke Indonesia.
"Jika perlu bisa melibatkan TNI dalam beberapa sisi terutama pengamanan wilayah laut, darat dan udara, kemudian perbatasan yang memiliki perbatasan darat. Karena jaringan internasional itu sedang mengarah ke Indonesia untuk menjadi pasar narkoba yang terbesar. Kita tidak ingin indonesia jadi narkorepublik," kata politikus Partai Gerindra ini.
Presiden Joko Widodo melantik Heru Winarko sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Budi Waseso yang memasuki masa pensiun per tanggal 1 Maret 2018.
Data BNN peredaran narkoba di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Pada 2017, BNN berhasil membongkar 46.537 kasus narkoba dan 27 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang bersumber dari kejahatan narkoba.
Dari jumlah itu, 58.365 orang tersangka ditangkap. Petugas BNN juga berhasil meringkus 34 tersangka TPPU. Sebanyak 79 orang tersangka terpaksa ditembak hingga tewas karena melawan saat dilakukan penindakan.
Berdasarkan data gabungan BNN, Polri, serta Bea dan Cukai pada periode Januari - Desember 2017, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari kasus-kasus narkoba yakni sabu-sabu seberat 4,71 ton, ganja 151,22 ton, ekstasi 2.940.748 butir dan bahan ekstasi sebanyak 627,84 kilogram.
Pada awal 2018 ini, sejumlah kasus penangkapan sindikat internasional dilakukan petugas gabungan Polri, BNN, TNI dan Bea Cukai. KRI Sigurot menangkap kapal ikan berbendara Singapura yang mengangkut sabu 1 ton. Tak lama, aparat Polri dan Polda Metro Jaya membongkar penyelundupan sabu 1, 6 ton yang diangkut kapal dari Taiwan.
Editor: Zen Teguh