Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku Diduga 4 Orang, Pakai 2 Motor

Senin, 16 Maret 2026 - 14:15:00 WIB
Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku Diduga 4 Orang, Pakai 2 Motor
Terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan fakta baru terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memeroleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.

“Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dua pelaku kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia, dan menuju wilayah Jakarta Selatan.

"Kemudian untuk yang satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Nah dari Jalan Pramuka Sari 2, selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, selanjutnya ke Jalan Otto Iskandar Dinata Jakarta Timur," ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut