Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Tifa Luruskan soal Hijrah dari Isu Ijazah Jokowi: Tugas Saya sebagai Peneliti Sudah Selesai
Advertisement . Scroll to see content

Gaet Suara Kaum Muda, Peneliti Sarankan Parpol Harus Rajin Buat Program dan Konten

Jumat, 02 Desember 2022 - 16:04:00 WIB
Gaet Suara Kaum Muda, Peneliti Sarankan Parpol Harus Rajin Buat Program dan Konten
Peneliti Polstat Apna Permana saat menjadi pembicara di webinar Partai Perindo bertajuk "Menebak Arah Suara Milenial Pada Pemilu 2024", Jumat (2/12/2022). (Foto dok Perindo). (Foto dok Perindo).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Peneliti Political Stastitics (Polstat) Apna Permana menyarankan partai politik (parpol) harus rajin-rajin membuat program dan konten bagi anak muda jelang Pemilu 2024. Langkah ini dapat merebut banyak suara dari kalangan milenial dan Gen Z.

"Dalam konteks ini partai politik harus lebih bijaksana dan pintar-pintar menarik hati maupun simpati para kaum muda," kata Apna saat menjadi pembicara di webinar Partai Perindo bertajuk "Menebak Arah Suara Milenial Pada Pemilu 2024", Jumat (2/12/2022).

Menurut Apna, karakter dari kalangan milenial dan Gen Z hampir sama. Mereka melek terhadap informasi politik.

Generasi milenial dan Gen Z juga merupakan anak muda yang kritis soal isu-isu sosial dan memiliki empati tinggi terhadap kondisi masyarakat.

"Generasi milenial dan Gen Z senang melihat aktivitas politik dengan bertemu dan berbaur dengan masyarakat," ujarnya.  

Berdasarkan analisis dilakukan Polstat, dijelaskannya, untuk meraup suara anak muda parpol harus melakukan beberapa langkah strategis.

Di antaranya, setelah kalangan generasi milenial dan Gen Z dirangkul, parpol perlu memasukkan mereka sebagai kader-kader mudanya untuk menjadi caleg.

"Ini juga untuk menarik kaum muda lainnya," jelas dia.

Selain itu, kata dia, kalangan milenial dan Gen Z yang menjadi kader muda di dalam tubuh parpol perlu diajak menjadi juru bicara dari partai tersebut.

Kemudian, perlunya parpol melakukan rutinitas dengan menggelar program-program anak muda sebagai edukasi pendidikan, baik itu tentang ketenagakerjaan-lapangan kerja dan program lain yang menarik hati kalangan anak muda.  

"Kalangan muda kita ini labil dan sering berubah haluan karena itu parpol harus sering melakukan program dan menyusun strategi baru," ujar dia.

Ia menjelaskan selain suara kalangan milenial dan Gen Z yang perlu dirawat di Pemilu 2024, terdapat pula suara generasi native yang kesehariannya selalu berdampingan dengan teknologi dan lebih banyak memanfaatkan waktunya untuk berselancar di sosial media.

"Mereka-mereka ini setiap harinya tidak lepas dari yang namanya teknologi informasi. Maka parpol harus gencar membuat konten yang menarik sehingga pesan politik yang disampaikan dapat diterima oleh kaum muda," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut