Ganjar Bicara Ketahanan Pangan: Bulog mesti Dikembalikan pada Fungsi Awal
JAKARTA, iNews.id - Bacapres yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menilai, negara harus mengurusi komoditas pangan. Tujuannya, agar ketahanan pangan dalam negeri dapat berdiri kokoh.
Dia juga mendorong agar fungsi Badan Urusan Logistik (Bulog) harus dikembalikan saat lembaga itu berdiri.
"Pangan mesti tahan. Stoknya cukup, kita berdaulat. Maka Bulog mesti dikembalikan pada fungsi awal, sehingga urusan komoditas pangan ini adalah urusan negara," kata Ganjar dalam Forum Akademisi Jaringan Indonesia (JARI), di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2023).
Menurutnya, pengelolaan pangan tak boleh liberal. Dengan begitu, negara dapat mengontrol pangan yang ada.
Riwayat Pendidikan Ganjar Pranowo, Capres 2024 Jebolan UGM dan UI
"Karena bangsa ini butuh kepastian akan pangan nasional dan kita melihat dunia sedang menjaga pamgannya masing-masing," tutur Ganjar.
"Maka segera kita kembalikan fungsi itu agar seluruh produksi kita bisa dikelola, minimal untuk kepentingan nasional kita," tambahnya.
Inovatif! 3 Bukti Ganjar Pranowo Memprioritaskan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Tengah
Ganjar pun menyinggung peran Bulog. Dari sembilan bahan pangan, Bulog hanya mengatur satu komoditas yakni, beras.
"Hari ini soal pangan yang sembilan bahan pokok yang dikelola oleh Bulog hanya beras. Minyak goreng kemarin kita kelabakan juga. Semua diserahkan kepada market mechanism," ucap Ganjar.
Jadi Olahraga Favorit Ganjar Pranowo, Inilah 5 Manfaat Bersepeda bagi Pria
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menekankan, urusan pangan harus dikelola oleh negara. Tujuannya agar stabilitas harga dapat tercapai di pasaran.
"Pangan harus dikendalikan oleh negara, wajib hukumnya. Stabilitas harga, selesai, pangan dan pendukung pertaniannya termasuk diserfikasi pangan," tandasnya.
Editor: Faieq Hidayat