Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Hukuman Militer bagi Serda Heri, Babinsa Tuduh Penjual Es Kue Jadul Pakai Spons
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Jenguk Relawan yang Dianiaya Oknum TNI: Siapa pun Tak Boleh Semena-mena

Senin, 01 Januari 2024 - 06:28:00 WIB
Ganjar Jenguk Relawan yang Dianiaya Oknum TNI: Siapa pun Tak Boleh Semena-mena
Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang dianiaya oknum TNI (foto: TPN)
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menjenguk relawan yang menjadi korban penganiayaan oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). Ganjar datang sebagai bentuk pertanggungjawaban karena korban merupakan pendukungnya.

Ganjar meminta para pendukungnya tidak merespons kasus ini dengan cara-cara yang tidak benar dan menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum.

“Saya kira hanya pengadilan yang bisa memutuskan dengan baik agar menjadi peringatan untuk kita semua. Saya datang ke sini sebagai bentuk pertanggungjawaban karena dia pendukung saya. Tapi saya juga mengingatkan para pendukung saya, untuk tertib mengikuti seluruh aturan,” kata Ganjar.

Menurutnya, setiap pendukung adalah anggota keluarga besar Ganjar-Mahfud. Tindak kekerasan terhadap satu anggota keluarga adalah kekerasan bagi seluruh keluarga besar Ganjar-Mahfud. 

Oleh karenanya, Ganjar menginstruksikan jajaran Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud melakukan langkah-langkah konkret seperti mendampingi para korban dengan bantuan hukum dan dukungan maksimal. 

"Biaya perawatan para korban kami tanggung semua. Sudah diurus teman-teman. Teman-teman di Boyolali kompak. Soal seperti itu langsung diberesi," ujar Ganjar.

Ganjar menegaskan siapa pun tidak boleh semena-mena dengan mengatasnamakan institusi. Dia pun sudah berkomunikasi dengan jajaran pimpinan TNI seperti Panglima, KSAD hingga Pangdam.

“Siapa pun tidak boleh mengatasnamakan apa pun dengan semena-mena. Kami akan urus itu. Dan kami mengkomunikasikan, teman-teman di Jakarta sudah bicara dengan Panglima TNI, KSAD, saya juga sudah berkomunikasi dengan Pak Pangdam,” tambahnya.

Ditemani sang istri, Siti Atikoh, Ganjar menjenguk Slamet Andono dan Arif Diva. Saat itu raut muka Ganjar terlihat sedih melihat keadaan korban. Bahkan, sang istri tak kuasa menahan tangis melihat kondisi para relawan Ganjar-Mahfud ini.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu kemudian menceritakan kronologi yang dia dengar dari para korban. Menurut cerita, korban hanya lewat dan berhenti kemudian dipukul tanpa peringatan.  

“Tidak ada komunikasi sebelumnya. Karena saya ikuti ceritanya, katanya diperingatkan, nggak ada itu. Kalau dari korban nggak ada. Jadi, saya ingin luruskan biar nggak ada bengkok-bengkok,” ujar Ganjar.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut