Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganjar Bocorkan Agenda Rakernas PDIP di Ancol, Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Pranowo dan Slogan 'Tuanku Ya Rakyat': Transformasi dalam Politik Indonesia

Rabu, 04 Oktober 2023 - 22:34:00 WIB
Ganjar Pranowo dan Slogan 'Tuanku Ya Rakyat': Transformasi dalam Politik Indonesia
Ganjar Pranowo dan Slogan 'Tuanku Ya Rakyat': Transformasi dalam Politik Indonesia (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ganjar Pranowo, mantan Gubernur Jawa Tengah yang saat ini diproyeksikan sebagai Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan untuk pemilu 2024, tetap mempertahankan slogan yang diusungnya selama 10 tahun masa baktinya di Jawa Tengah: "Tuanku Ya Rakyat, Gubernur Cuma Mandat."

Slogan ini menjadi salah satu ciri khas kepemimpinan Ganjar dan mengubah perspektif tentang hubungan antara rakyat dan pemerintah. Dalam pandangan Ganjar, rakyat bukanlah sekadar objek kebijakan, tetapi menjadi subjek yang memiliki peran dalam menentukan program dan pembangunan yang mereka butuhkan.

Transformasi ini terlihat dalam rekam jejak kepemimpinan Ganjar, terutama dalam aspek pelayanan publik. Ganjar memiliki komitmen untuk pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. 

Ganjar Pranowo dan Slogan 'Tuanku Ya Rakyat'

Pendekatan ini tercermin dalam sejumlah program dan kebijakan yang diterapkan selama masa jabatannya di Jawa Tengah.

Meskipun ada pertanyaan mengenai apakah Ganjar akan menjadi "petugas rakyat" atau "petugas partai" di masa depan, Ganjar menegaskan bahwa rakyat tetap menjadi yang utama. 

Baginya, seorang pemimpin harus mampu memahami perbedaan peran antara menjadi kader partai dan menjadi kepala negara atau daerah. Dia juga menyatakan bahwa tidak pernah membuat kebijakan yang memihak kepada partainya sendiri.

Slogan "Tuanku Ya Rakyat" bukan sekadar tagline politik; ini mencerminkan semangat pelayanan publik yang akan terus ditegakkan oleh Ganjar Pranowo dalam kepemimpinannya, baik di Jawa Tengah maupun di seluruh Indonesia jika diberikan kesempatan untuk memimpin bangsa ini. 

Dalam konteks demokrasi Indonesia saat ini, pemimpin yang memahami dan melayani kebutuhan rakyatnya dianggap sebagai aset yang berharga, dan Ganjar menegaskan bahwa ia hanya bekerja untuk rakyat, yang ia sebut sebagai "Tuannya."

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut