Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganjar Bocorkan Agenda Rakernas PDIP di Ancol, Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Siapkan Zaken Kabinet, Menteri Dinilai Rakyat Pakai KPI

Selasa, 09 Januari 2024 - 06:12:00 WIB
Ganjar Siapkan Zaken Kabinet, Menteri Dinilai Rakyat Pakai KPI
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo akan membentuk zaken kabinet atau kabinet para ahli jika terpilih sebagai presiden. Para menteri akan dinilai berdasarkan KPI oleh rakyat. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo akan membentuk zaken kabinet atau kabinet yang berisi para ahli bila terpilih menjadi Presiden ke-8 RI. Dia akan menerapkan konsep penilaian berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) bagi para menteri kabinetnya oleh rakyat.

"Ada dua cara menentukan, yang pertama adalah zaken kabinet, kabinet ahli. Kabinet ahli ini memang mesti didorong mulai sekarang," kata Ganjar merespons fenomena orang titipan atau petugas parpol dalam kabinet di acara "DEMOKR(E)ASI" di Gedung Serbaguna GBK, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2023) malam.

Dia mengaku telah mencicil perumusan susunan kabinet, bahkan ketika pemungutan suara 14 Februari 2024 selesai dilakukan dan hitung cepat atau quick count dinyatakan unggul.

"Kalau 14 Februari ditentukan sore udah ada quick count yang kemudian menang satu putaran, maka ada waktu delapan bulan, ada waktu delapan bulan untuk menyiapkan," tutur Ganjar.

"Hari ini sudah kita cicil, sudah menghitung betul secara teknokratis," katanya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun mengaku akan membuat kesepakatan dengan partai untuk mengusulkan nama calon menteri sesuai kriteria.

"Kalau kemudian kita bicara di partai gimana? Oke, partai ikut dengan kami dan kami butuh kualifikasi ini, silahkan anda cari. Kalau tidak dapet? Saya coret ya, anda cari lagi, begitu," kata Ganjar.

Saat disinggung bila ada petugas partai yang jadi menteri, Ganjar akan menerapkan sistem KPI kabinet agar publik dapat menilai kinerja para menterinya.

"Sebenarnya di depan kita bisa membuat KPI kabinet, kalau KPI kabinet kita buat dan kemudian publik diminta menilai," tuturnya.

Menurutnya, publik dapat memberi penilaian atas kinerja menteri. Ia merasa, kinerja menteri bisa diviralkan oleh publik guna menilai para menteri.

"'Kalau seperti ini KPI-mu ini buruk loh?' Terbayangkan gak kalau kontrak kerjanya di awal, suruh pimpinan partainya tanda tangan, selesai," ujar Ganjar.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut