Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Minta Tindak Tegas Bandara Ilegal
Advertisement . Scroll to see content

Gaya Istri Jenderal Andika Perkasa Jadi Penerbang Pesawat Tempur TNI di Ketinggian 1.000 Kaki

Kamis, 17 Maret 2022 - 13:19:00 WIB
Gaya Istri Jenderal Andika Perkasa Jadi Penerbang Pesawat Tempur TNI di Ketinggian 1.000 Kaki
Istri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati. (Foto YouTube Jenderal Andika Perkasa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati mengunjungi Lapangan Udara (Lanud) Iswahjudi, di Magetan, Jawa Timur. 

Hetty, biasa dirinya disapa berkeliling beberapa skuadron yang ada, mulai dari skuadron Udara 3, Skuadron Udara 14, dan skuadron Udara 15. 

Di skuadron-skuadron inilah para prajurit penerbang tempur menjabarkan satu per satu alutsista udara yang dimiliki oleh TNI AU. Sukhoi Su 27/30 menjadi jet tempur pertama yang ditemui Hetty. 

"Yang kita lihat sekarang ini adalah pesawat Sukhoi bu, yang dimiliki skuadron Udara 14," ujar seorang penerbang, dikutip dari video YouTube Jenderal Andika Perkasa, Kamis (17/3/2022). 

"Wah saya biasanya lihat di TV aja, sekarang bisa lihat langsung ini. Boleh pegang enggak?," jawab Hetty. 

Hetty dijabarkan terkait kekuatan mesin jet tempur buatan Rusia itu. Prajurit tersebut menjelaskan bahwa Sukhoi menggunakan mesin Al31F dan berkekuatan 25.000 kilogram force. 

Tak hanya itu, Hetty juga dijelaskan mengenai kurun waktu belajar para pilot, untuk menerbangkan pesawat-pesawat tempur. Mayoritas penerbang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) menempuh pendidikan selama 4 tahun. 

Istri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati. (Foto YouTube Jenderal Andika Perkasa).
Istri Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati. (Foto YouTube Jenderal Andika Perkasa).

Setelahnya, baru mereka menempuh pendidikan tambahan di Sekolah Penerbang sekitar 18 bulan.

"Untuk sukhoi berapa lama pendidikannya?," tanya Hetty lagi. 

"Tergantung dari masing-masing satuan Bu. Di pesawat F-16, Sukhoi atau apapun pesawat itu kita butuh mungkin maksimal 1 atau 2 tahun untuk bisa lulus menjadi pilot dari pesawat tersebut," ucap salah satu penerbang. 

Setelahnya, Hetty juga menilik F-16 Fighting Falcon. Dia dijelaskan beberapa onderilnya. Salah satu yang ditanyakan Hetty adalah proses bagaimana jet tempur milik Amerika Serikat itu bekerja. 

"Izin ibu F-16 juga sering melaksanakan flying pass untuk acara 17-an (peringatan HUT RI)," ujarnya. 

Tak hanya itu, Hetty juga mencoba naik pesawat tempur jenis T50-I Golden Eagle. Pesawat ini memiliki nama panggilan Baby Falcon. 

Adapun Baby Falcon merupakan pesawat lead in training, pesawat yang digunakan oleh penerbang pemula saat belajar menerbangkan pesawat tempur. Hetty pun mendemonstrasikan dirinya seakan-akan sebagai penerbang tempur yang tenang berasa di ketinggian 1.000 kaki. 

"Selamat sore saya penerbang Hetty Andika Perkasa di ketinggian 1.000 feet mengucapkan selamat datang di Iswahjudi Air Force Base. Keren banget itu," ungkapnya. 

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut