Gempa M6,3 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Kepulauan Vanuatu, Selasa (20/10/2026) pukul 11.20.40 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, kesimpulan tersebut berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang dilakukan setelah gempa terjadi.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah indonesia,” ungkap Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo M6,3 dengan kedalaman 20 kilometer. Episenter gempa terletak pada koordinat 14,02 derajat Lintang Selatan dan 165,51 derajat Bujur Timur.
Lokasi gempa berada di laut, sekitar 517 kilometer barat laut Port Vila, Vanuatu.
Wijayanto menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu deformasi batuan.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Wijayanto.
BMKG terus memantau aktivitas kegempaan di wilayah tersebut. Hingga pukul 11.45 WIB, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Wijayanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
Editor: Rizky Agustian