Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M6,3 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Gempa M7,1 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:58:00 WIB
Gempa M7,1 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kepulauan Vanuatu, Sabtu (24/10/2026) pukul 09.31.28 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, kesimpulan tersebut berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang dilakukan setelah gempa terjadi.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah indonesia,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulis.

Menurut analisis BMKG, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M7,0 pada kedalaman 10 kilometer (km). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 14,00° LS ; 165,80° BT, atau tepatnya di laut, 500 km barat laut Portvila, Vanuatu. 

Wijayanto menambahkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona outer-rise dekat New Hebrides Trench. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," ucapnya.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 10.00 WIB menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M6,3.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut