Gempa Rusak Ratusan Rumah di Banten dan Jawa Barat
JAKARTA, iNews.id – Gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter (sebelumnya disebut 6,4 SR) di Samudera Hindia, 43 kilometer barat daya Lebak, Banten, Selasa (23/1/2018) siang merusak ratusan rumah di Banten dan Jawa Barat. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendata dampak dari peristiwa alam ini.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Posko BNPB telah mengonfirmasi dampak gempa ke BPBD. Berdasarkan laporan sementara, ratusan rumah rusak akibat gempa. Khusus di Banten, Polda Banten merilis data sedikitnya 129 rumah rusak berat dan ringan.
Menurut Sutopo, di Kabupaten Cianjur sebanyak 6 pelajar luka berat dan 2 pelajar luka ringan akibat tertimba genteng SMK Tenggeung, Kecamatan Tanggeung yang runtuh. Selain itu, 2 rumah rusak berat akibat gempa.
”Di Kabupaten Sukabumi terdapat 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (23/1/2018).
Dia menuturkan, di Kabupaten Bogor terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak yang tersebar di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan.
Di Pandeglang terdapat Aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa. Di Banten terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak dan 1 puskesmas rusak.
Sutopo menuturkan, BPBD bersama unsur lainnya masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat gempa 6,1 SR tersebut. Dampak kerusakan biasanya akan bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan.
BNPB mencatat, gempa bumi yang berpusat di Lebak, Banten, dirasakan di Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Intensitas gempa di Jakarta, Tengerang Selatan, Bogor adalah IV-V MMI, Bandung, Purwakarta (II-III MMI), Kebumen (II-III MMI) dan Lampung (II MMI).
”Wilayah Jakarta, Tangerang Selatan dan Bogor merasakan guncangan gempa ringan hingga sedang menyebabkan masyarakat berhamburan keluar bangunan dan rumah,” kata Sutopo.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan bahwa akan terjadi gempa susulan yang lebih besar. ”Iptek belum mampu memprediksi gempa secara pasti,” ujar Sutopo.
Editor: Zen Teguh