Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Sangihe
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Susulan Magnitudo 6,5 Guncang Sangihe Sulut Hari Ini

Senin, 08 Juni 2026 - 07:12:00 WIB
Gempa Susulan Magnitudo 6,5 Guncang Sangihe Sulut Hari Ini
Gempa susulan M6,5 mengguncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pukul 06.48 WIB yang berpusat di laut. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi Magnitudo (M) 6,5 mengguncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pukul 06.48 WIB yang berpusat di laut. Gempa susulan terjadi usai gempa utama berkekuatan Magnitudo 7,9  yang dimutakhirkan menjadi M7,7, Senin (8/6/2026) pagi.

Menurut hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa susulan berlokasi 204 kilometer (km) barat laut Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut. Pusat gempa berada pada kedalaman 52 km.

"Gempa Mag:6.5, 08-Jun-2026 06:48:10WIB, Lok:5.44LU, 125.34BT (204 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:52 Km

Sebelumnya, BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah laut di barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB. 

Data BMKG menyebutkan, pusat gempa berada sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe. Gempa tersebut berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia. 

"Peringatan Dini Tsunami, telah terjadi gempabumi dengan kekuatan:7.7, lokasi: 236 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT," dikutip dari keterangan BMKG.

Daerah yang masuk dalam peringatan dini tsunami meliputi Gorontalo, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut