Gerindra Disebut Bakal Gabung Koalisi Jokowi, Ini Respons Perindo

Felldy Utama ยท Minggu, 28 Juli 2019 - 19:00 WIB
Gerindra Disebut Bakal Gabung Koalisi Jokowi, Ini Respons Perindo

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id,Partai Gerindra terus diisukan bakal bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sinyal itu menguat pascapertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Jokowi, yang disusul dengan silaturahmi ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Partai Perindo sebagai salah satu parpol dalam KIK menilai sah-sah saja Gerindra masuk koalisi. Namun, tentunya hal itu harus dibicarakan dengan seluruh parpol. Jika melihat komposisi saat ini, KIK dinilai cukup untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lima tahun mendatang.

"Koalisi Pak Jokowi (KIK) sebenarnya sudah sangat cukup untuk mengawal jalannya pemerintahan. Partai-partai yang ke Senayan juga sudah mayoritas," kata Rofiq saat dihubungi iNews.id, Minggu (28/7/2019).

Rofiq menuturkan, sistem demokrasi menuntut adanya keseimbangan. Karena itu, dia berpendapat harus ada partai-partai politik yang mengontrol jalannya pemerintahan lima tahun mendatang.

Fungsi check and balance, kata dia, sangat diperlukan agar pemerintah juga bisa berjalan dengan baik dan efektif.

Kendati demikian, dia menyadari masuk tidaknya Gerindra ke KIK tak terlepas dari otoritas dari Jokowi sebagai presiden terpilih. Jika benar Gerindra masuk, Perindo pun tidak mempermasalahkan.

"Kalau benar masuk, tentu sudah sangat dipertimbangkan dengan matang dan ini demi bangsa dan negara," kata mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.


Editor : Zen Teguh