Gerindra Heran, Pertemuan Prabowo-Mega Dianggap Ajang Bagi-Bagi Kursi

Aditya Pratama ยท Sabtu, 27 Juli 2019 - 14:05:00 WIB
Gerindra Heran, Pertemuan Prabowo-Mega Dianggap Ajang Bagi-Bagi Kursi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono. (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, beberapa waktu lalu disambut baik oleh banyak kalangan. Namun, tidak sedikit juga pihak yang curiga bahwa pertemuan itu sebagai upaya rekonsiliasi bagi-bagi kursi kekuasaan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, pun mengaku heran dengan pihak-pihak yang menuding semangat rekonsiliasi antara dua kubu politik itu sebagai ajang bagi-bagi jatah menteri. Menurut dia, pertemuan kemarin adalah lebih dari sekadar jatah kursi kabinet, yaitu persatuan Bangsa Indonesia.

“Jadi, kalau ini semangatnya bisa direkatkan oleh pimpinan, bisa diteladani oleh masyarakat. Jadi aneh kalau ada yang menganggap inisiatif rekonsiliasi ini malah disederhanakan menjadi soal bagi-bagi kursi,” ujar Ferry dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk ‘Utak-Atik Manuver Elite’ di d'Consulate Resto, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019).

Dia menuturkan, partainya sangat menjunjung tinggi semangat rekonsiliasi dengan pemerintahan terpilih. Bahkan, dalam pertemuan tersebut, Prabowo diklaim sebagai inisiator pertemuan. “Inisiatif ini bagi kami penting untuk melanjutkan semangat rekonsoliasai, semangat kebersamaan yang sudah sangat simbolis dilakukan ketika Prabowo ketemu dengan Jokowi di MRT,” ucap Ferry.

Dia pun berharap nanti tidak hanya terjadi pertemuan antara Prabowo dengan Megawati, melainkan dengan pihak lainnya seperti presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Semangat rekonsisliasi dan kebersamaan harus dibangun karena pemilu 2019 membelah masyarakat, pemilih, dan pendukung jadi dua belah kubu dan cenderung melahirkan konflik sosial di dalam masyarakat,” kata dia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Bagikan Artikel: