Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bonatua Ungkap Kejanggalan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU, Apa Itu?
Advertisement . Scroll to see content

Gerindra Laporkan Dana Kampanye ke KPU, Totalnya 127 Miliar

Rabu, 02 Januari 2019 - 17:51:00 WIB
Gerindra Laporkan Dana Kampanye ke KPU, Totalnya 127 Miliar
Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono usai melaporkan dana kampanye ke KPU Pusat di Jakarta, Rabu (2/1/2019).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyerahkan Laporan Penerimaan Dana Sumbangan Kampanye (LPDSK) ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta Pusat. Dari laporan yang diserahkan, total dana kampanye yang diperoleh partai besutan Prabowo Subianto ini sebesar Rp127 miliar.

Bendahara Umum Partai Gerindra Thomas Djiwandono menyampaikan laporan yang disampaikan pihaknya ke KPU hanya sebatas penerimaan Gerindra sejak September 2018 yang lalu.

Rinciannya, dana kampanye berasal dari Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) yang sempat diserahkan Gerindra ke KPU pada September 2018 yaitu sebesar Rp 76 miliar. Sedangkan dana tambahan berasal sumbangan yang berupa jasa yaitu sebesar Rp51 miliar sejak 23 September 28 sampai 1 Januari 2019.

"Jasanya dari mereka (caleg) dari apa yang sudah, kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan, apakah mereka pesan baju, atau bikin acara di dapil dan sebagainya. Nah itu kita kumpulkan dan harus kita laporkan di KPU," kata Thomas, di KPU Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2018).

Partai Gerindra, menurut dia, sempat membuat galang perjuangan sebagai wadah para pendukungnya yang ingin menyumbangkan dana kampanye. Namun, hal itu tidak termasuk sebagai dana kampanye Partai Gerindra.

Dia menjelaskan, galang perjuangan telah dialihkan menjadi wadah sumbangan dari masyarakat pendukung untuk pemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Galang perjuangan itu, dia menambahkan, sudah dibuka sebelum Prabowo-Sandiaga ditetapkan sebagai kandidat Pilpres 2019. Namun, sampai hari ini dana tersebut belum digunakan sama sekali.

"Belum kita pakai sama sekali karena waktu itu mungkin 2-3 minggu lalu kami ke Bawaslu, kami menanyakan sebaiknya seperti apa karena ini kan urusan makenya seperti apa. Akhirnya kami dapat solusi yang saya rasa di bulan Januari kita akan transfer ke rekening BPN," ujar Thomas menegaskan.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut