Gerindra Sebut Prabowo Maklumi PA 212 Kecewa

Ilma De Sabrini ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 15:58 WIB
Gerindra Sebut Prabowo Maklumi PA 212 Kecewa

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Andre Rosiade. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Hampir semua mendukung dan menyambut suka cita pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu, 13 Juli 2019 kemarin. Namun, ada juga yang kecewa, salah satunya adalah persaudaraan alumni (PA) 212.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut Prabowo Subianto memaklumi adanya pro dan kontra pertemuan tersebut.

"Kepada seluruh pendukung, kami memaklumi kalau ada pro dan kontra, Pak Prabowo juga memaklumi hal itu. Oleh karena itu, ke depan akan ada komunikasi antara Pak Prabowo dengan para pendukungnya," kata Andre kepada iNews.id, Minggu (14/7/2019).

BACA JUGA:

Kecewa dengan Prabowo, PA 212 Bakal Gelar Ijtima Ulama Jilid IV

Jokowi-Prabowo Bertemu, Tagar #03PersatuanIndonesia Bergema di Dunia Maya

Jokowi-Prabowo Bertemu, Teriakan We Love You Bergema di Stasiun MRT Lebak Bulus

Mantan juru bicara Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu juga menepis kabar yang menyatakan pertemuan itu untuk membahas susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf mendatang.

"Yang perlu kita apresiasi itu pertemuan kebangsaan, tidak bicara deal-deal politik, tujuannya agar Indonesia guyub. Itu dulu yang perlu kita apresiasi," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi bertemu dengan Prabowo Subianto untuk pertama kalinya usai pilpres di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menuju Senayan.

Sepanjang perjalanan 17 menit, Jokowi dan Prabowo yang sama-sama mengenakan baju warna putih itu berbincang akrab. Tak jarang keduanya tertawa bersama.

Dalam konferensi pers bersama di Stasiun MRT Senayan, Jokowi berharap pertemuannya dengan Prabowo juga dilakukan para pendukung. Jokowi meminta tidak ada lagi permusuhan di antara relawan atau pendukung.


Editor : Djibril Muhammad