Golkar Sebut Paling Telat Tentukan Arah Koalisi Agustus 2023
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Nurul Arifin menyebut partainya paling lambat menentukan arah koalisi Pilpres 2024 pada bulan Agustus 2023. Golkar masih enggan terburu-buru menegaskan sikap.
"Sampai saat ini Golkar belum menentukan sikap. Jadi masih nggak mau buru-buru lah, tenang-tenang. Paling telat bulan Agustus lah," kata Nurul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/6/2023).
Dengan begitu, Partai Golkar masih mempunyai waktu yang cukup untuk memikirkan strategi sekaligus sikap akan ke mana dukungan partai berlambang pohon beringin ini.
"Kalau kata Ketua Umum kami sih dua bulan ini lah kita akan tentukan kita mau berkoalisi dengan siapa," ujar Nurul.
Kader Golkar di Pelosok Cianjur Didorong Terus Bergerak demi Menang Pemilu 2024
Menurut Nurul, Partai Golkar mendorong agar tercipta tiga poros koalisi dalam kontestasi Pilpres 2024. Hal ini penting agar masyarakat disodorkan dengan banyak pilihan calon.
"Dan seandainya harus dua putaran juga tidak masalah. Toh itu sudah diakomodir juga dalam Undang-Undang," kata Nurul.
Partai Golkar saat ini masih tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Partai Golkar juga masih mengamanatkan Ketua Umum Airlangga Hartarto menjadi capres sesuai Rapimnas 2021.
Editor: Reza Fajri