Gunung Agung Erupsi, Muntahkan Abu Setinggi 2.000 Meter

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 22 Januari 2019 - 07:41 WIB
Gunung Agung Erupsi, Muntahkan Abu Setinggi 2.000 Meter

Erupsi Gunung Agung (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.idBadan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM mencatat kejadian erupsi Gunung Agung di Bali pada dini hari tadi, tepatnya pukul 03.42 Wita. Ketinggian kolom abu yang teramati pada erupsi kali ini lebih kurang 2.000 meter di atas puncak gunung atau 5.142 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi lebih kurang 2 menit 25 detik,” ungkap Badan Geologi melalui rilis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Saat ini, Gunung Agung berada pada status level III (siaga). Masyarakat di sekitar gunung, para pendaki, pengunjung, dan wisatawan diimbau agar tidak berada dan tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

“Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru,” tulis Badan Geologi.

BACA JUGA: Gunung Agung Kembali Erupsi, PVMBG Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta untuk mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. “Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.”


Editor : Ahmad Islamy Jamil