Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masker KN95 Mendadak Diburu Imbas Erupsi Anak Krakatau, Harga Naik 10 Kali Lipat!
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman

Senin, 07 September 2026 - 13:32:00 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, BMKG Pastikan Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman
BMKG memastikan jalur penyeberangan Selat Sunda aman di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau dengan probabilitas tsunami berada pada kategori rendah. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan erupsiGunung Anak Krakatau tidak memberikan dampak berarti terhadap jalur penyeberangan di Selat Sunda. Kondisi laut dan cuaca di kawasan tersebut masih dalam kondisi aman untuk aktivitas penyeberangan.

“BMKG memastikan jalur penyeberangan Selat Sunda berada dalam kondisi aman,” ucap Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Andri menambahkan, BMKG terus memantau kondisi laut di Selat Sunda menggunakan High-Frequency (HF) Radar Array yang berpasangan di Carita dan Tanjung Lesung. Kedua perangkat tersebut dioperasikan dengan mengaktifkan mode pemantauan tsunami atau tsunami mode.

Berdasarkan data HF Radar per 7 September 2026 pukul 08.00 WIB, probabilitas terjadinya tsunami di Selat Sunda berada dalam kategori rendah, yakni di bawah 50 persen.

Sementara itu, arus permukaan laut terpantau dominan bergerak ke arah barat daya menuju Samudra Hindia dengan kecepatan 0,4-0,9 knot. Tinggi gelombang tercatat berada pada kisaran 0,3-1,2 meter.

BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang di Selat Sunda selama tujuh hari ke depan, 8-13 September 2026, berkisar antara 0,5 hingga 2,0 meter.

Adapun, kondisi cuaca di wilayah Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

Dia menjelaskan, informasi mengenai kondisi arus dan gelombang akan terus diperbarui. Data tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi otoritas terkait dalam menentukan kebijakan operasional transportasi dan penyeberangan di Selat Sunda.

“Informasi mengenai kondisi arus dan gelombang tersebut terus diperbarui dan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi otoritas terkait dalam pengambilan keputusan operasional transportasi dan penyeberangan di Selat Sunda. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk mendeteksi setiap perubahan kondisi laut secara cepat,” tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut